Gaza, LiputanIslam.com – Serangan brutal Zionis menggugurkan ratusan warga sipil Palestina dalam hitungan jam, dan sejumlah tentara Zionis tewas dalam pertempuran dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza utara, Jumat (1/11).
Kantor media pemerintah dalam beberapa pernyataan mengumumkan 84 warga Palestina gugur dalam beberapa jam terakhir akibat serangan Israel terhadap bangunan tempat tinggal milik keluarga Shlail dan Ghandor di utara Jalur Gaza, dan 34 orang gugur akibat serangan Israel yang menerjang rumah dan perkampungan di Nuseirat di Kegubernuran Tengah.
Disebutkan bahwa di antara para korban gugur terdapat lebih dari 50 anak kecil, dan puluhan lainnya terluka dan hilang dalam dua pembantaian sadis yang dilakukan dengan pemboman dua bangunan tempat tinggal yang menampung lebih dari 170 warga sipil.
Kantor media itu menyebut aksi kejam pasukan Zionis itu sebagai kelanjutan dari “kejahatan genosida dan pembersihan etnis” yang dilancarkan Israel terhadap bangsa Palestina.
Sementara itu, para pejuang Palestina terus melakukan operasi khusus terhadap tentara Israel di berbagai wilayah konflik di Jalur Gaza,.
Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, melakukan operasi gabungan di lingkungan al-Qasaib di Jabalia, Jalur Gaza utara, dan menyatakan bahwa para pejuangnya telah menggempur kendaraan pengangkut pasukan Israel dengan peluru Al-Yassin 105 serta membom sebuah rumah yang di dalamnya terdapat 12 tentara Zionis dengan peluru TBG hingga jatuh sejumlah korban tewas dan luka di pihak Zionis.
Brigade Al-Qassam juga menyatakan para pejuangnya telah menyerang sebuah tank Merkava dengan perangkat peledak kuat ketika tiga tentara Zionis kabur ke arah tank itu.
Media militer Al-Qassam merilis video pemantauan dan serangan pejuangnya dengan peluru Al-Yassin 105 terhadap kendaraan pengangkut pasukan Israel jenis Achzarit di sebelah timur Jabalia, Jalur Gaza utara. (mm/raialyoum)