Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Israel melakukan tindakan agresi terbarunya terhadap Iran dengan menggunakan zona udara negara-negara regional, selain wilayah udara yang dikontrol AS di atas Irak, dan karena itu Iran telah mengajukan pengaduan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas masalah tersebut.
“Kehadiran militer AS di kawasan adalah kenyataan, dan jet tempur Zionis melakukan serangan baru-baru ini terhadap Iran melalui wilayah udara yang dibuka oleh AS di kawasan,” kata Araghchi di sela-sela rapat kabinet di Teheran pada hari Rabu (30/10), saat membahas penggunaan wilayah udara Irak secara ilegal oleh Israel untuk melancarkan serangan terhadap Iran pada tanggal 26 Oktober.
Araghchi mengatakan bahwa selain menggunakan wilayah udara yang dikendalikan AS di Irak, Israel juga menggunakan wilayah udara negara-negara lain untuk melakukan agresinya terhadap Iran, dan Iran pun menindaklanjuti pengaduan Irak kepada PBB atas penggunaan wilayah udaranya oleh Israel dalam serangan tersebut.
Menurutnya, Iran sedang melakukan kontak dengan negara-negara regional lain yang wilayah udaranya telah digunakan Israel dalam peristiwa itu.
Pada dini hari Sabtu, jet-jet tempur Israel menggunakan wilayah udara yang dikontrol AS di atas Irak untuk menembakkan proyektil ke instalasi militer di provinsi Teheran, Khuzestan, dan Ilam di Iran, sehingga menjadi pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan nasional negara tersebut.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel menggunakan wilayah udara yang dikontrol AS di Irak.
Pesawat Israel menggunakan ruang yang tersedia untuk militer “teroris” AS di Irak, yang terletak 100 kilometer dari perbatasan Iran, untuk menembakkan sejumlah rudal udara-ke-udara jarak jauh ke beberapa radar perbatasan di provinsi Ilam dan Khuzestan serta beberapa lainnya yang ditempatkan di pinggiran provinsi Teheran, bunyi pernyataan itu.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa sejumlah besar rudal telah dicegat dalam peristiwa itu, dan pesawat musuh juga diblokir sehingga tak dapat memasuki wilayah udara Iran.
Iran memastikan akan membalas agresi itu, dan tidak akan mengabaikan haknya. Iran juga telah memperingatkan AS untuk mengendalikan Israel. (mm/presstv)