Beirut, LiputanIslam.com – 22 orang gugur dan sedikitnya 16 lainnya terluka akibat serangkaian serangan udara Israel di lima desa di distrik Baalbek di Lebanon timur, sementara pekerjaan pembersihan puing-puing terus berlanjut di beberapa tempat yang menjadi sasaran.
Kantor Berita Lebanon, NNA, melaporkan bahwa catatan awal dampak serangan pesawat Israel terhadap sebuah bangunan di lingkungan perumahan di kota Brital di Distrik Baalbek menyebutkan “dua orang gugur syahid dan 10 orang terluka, beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.”
Serangan itu menghancurkan bangunan yang menjadi sasaran, dan menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan dan mobil di sekitarnya.
Di kota Taria, di distrik yang sama, dua orang gugur setelah drone Israel menyerang sepeda motor di desa yang terletak di pusat Bekaa di Lebanon timur.
Di Taria pula, 3 orang gugur dalam dua serangan Israel di kota tersebut, dan pekerjaan pemindahan puing-puing terus berlanjut.
Tujuh orang juga gugur dalam jumlah awal korban pembantaian yang dilakukan oleh pesawat Israel di kota Al-Ram di distrik Baalbek,dan pekerjaan membersihkan puing-puing masih terus berlanjut untuk pencarian korban selamat.
Di kota Budai di distrik yang sama, 6 orang dari keluarga Assaf gugur dalam dua serangan Israel yang menyasar kota tersebut.
Selain itu, dua orang tewas dan 6 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di sebuah rumah di kota Younine di Baalbek. (mm/raialyoum)