AlQuds, LiputanIslam.com – Militer Israel menyatakan lima perwiranya terbunuh dan enam tentaranya mencerita luka parah dalam pertempuran di Lebanon selatan di mana unit-unitnya melancarkan serangan darat terhadap Hizbullah sejak beberapa pekan lalu.
Dalam pernyataan pertama, yang mencantumkan nama empat tentara yang tewas, militer Israel pada hari Kamis (24/10) menyatakan bahwa mereka “jatuh dalam pertempuran di Lebanon selatan” pada hari Rabu (23/10).
Selanjutnya, militer Israel mengeluarkan pernyataan kedua yang mengumumkan tewasnya tentara kelima di Lebanon selatan pada hari Kamis.
Angka ini menambah jumlah tentara Israel yang terbunuh di Lebanon selatan menjadi 27 orang sejak mereka melancarkan operasi darat terhadap Hizbullah pada akhir September, menurut catatan AFP berdasarkan data resmi militer Israel.
Di pihak lain, Hizbullah dalam rilisnya pada hari Rabu lalu mencatat sedikitnya 70 tentara Zionis dan perwira Israel tewas dan sekira 600 tentara lainnya cedera akibat pertempuan di Lebanon selatan.
Hizbullah pada hari Kamis mengumumkan pihaknya melancarkan serangan rudal dan artileri terhadap 12 titik kerumunan tentara Zionis di wilayah utara Palestina pendudukan dan Lebanon selatan.
Selain itu, Hizbullah juga mengaku telah menghantam empat tank Merkava hingga awaknya tewas atau terluka di Lebanon selatan, serta melesatkan rudalnya ke dua daerah permukiman serta kota Nahariya, Safed, dan tiga pangkalan dan barak tentara di Israel utara.
Hizbullah juga sempat menghalau jet tempur dan drone dari wilayah udara Lebanon. (mm/raialyoum)