
Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Hossein Salami, meminta Rezim Zionis Israel untuk tidak mengandalkan sistem pertahanan udara THAAD milik AS.
“Entitas Zionis hendaknya tidak mengandalkan sistem THAAD Amerika karena kekuatannya terbatas,” ungkap Salami, Kamis (24/10).
Ditujukan kepada Israel, dia menegaskan, “Seberapa banyak pun Anda menembak, kami akan menembak berkali-kali lebih banyak, Anda tidak akan bisa menang, dan kami akan mengalahkan Anda.”
Dia juga mengatakan, “Negara kecil yang 98% perekonomiannya bergantung pada laut harus lebih banyak berpikir dalam mengambil keputusan, karena keputusan tidak logis apa pun yang dibuat oleh entitas Zionis dapat mempercepat laju keruntuhannya.”
Mayjen Salami mengatakan, “Dengan karunia Allah, kami berdiri menghadapi geng penjahat ini. Amerika juga salah karena mereka mengaitkan reputasi politiknya dengan entitas kriminal Zionis, dan menjadikan dirinya tercampakkan dan terikucilkan di dunia di antara bangsa-bangsa.”
Dia menambahkan, “Saat ini dunia mengenal Amerika melalui bom yang menimpa anak-anak Gaza dan Lebanon.” (mm/alalam)