TelAviv, LiputanIslam.com – Otoritas Penyiaran Israel pada Rabu malam (23/10) menyatakan bahwa Israel dalam waktu dekat ini akan menyerang Iran, “meskipun ada tekanan Amerika untuk mengurangi serangan itu”.
Otoritas itu menyatakan: “Kita sedang menyaksikan salah satu masa paling tegang dan kompleks dalam sejarah Israel, dalam persiapan untuk kemungkinan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal Iran terhadap Israel.”
Pada awal Oktober, Israel mengumumkan bahwa Iran telah menembakkan lebih dari 180 rudal ke wilayah pendudukan Palestina. Iran menyatakan serangan itu merupakan balasan atas serangan Israel yang menggugurkan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh, Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah, dan seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan.
Tentara Israel mengakui bahwa serangan rudal Iran menyebabkan kerusakan pada pangkalan udaranya.
Otoritas Penyiaran Israel menambahkan,“Israel akan melancarkan serangan di Iran, sebagaimana dikonfirmasi kepada kami oleh pejabat Israel (yang tidak disebutkan namanya). Hal ini terjadi meskipun ada tekanan Amerika terhadap Israel, yang fokus pada mitigasi serangan itu. Di Amerika Serikat, mereka menyadari bahwa serangan Israel terhadap Iran pasti akan terjadi, namun tekanan Amerika terfokus pada sifat responsnya.” (mm/raialyoum)