Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang sebuah kapal di Laut Merah sebagai bagian dari cara mereka membela bangsa tertindas Palestina.
Juru bicara pasukan militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, pada hari Senin (2/9) menyatakan, “Demi membela rakyat tertindas rakyat Palestina dan mujahidin mereka, Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer kualitatif yang menyasar kapal Blue Lagoon I di Laut Merah, dengan sejumlah rudal yang sesuai dan sejumlah drone, dan mengenanya secara langsung, berkat pertolongan Allah”.
Dia menambahkan, “Penargetan kapal itu dilakukan setelah perusahaan pemiliknya melanggar larangan masuk ke pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan…. Operasi itu dilakukan secara bersama antara pasukan rudal, angkatan laut, dan pasukan drone.”
Saree juga menegaskan, “Angkatan Bersenjata Yaman memperbarui peringatannya kepada semua perusahaan yang berurusan dengan Israel bahwa kapal mereka akan menjadi sasaran selama perjalanan mereka di wilayah operasi angkatan laut yang dinyatakan, terlepas dari tujuannya,”
Di bagian akhir pernyataannya dia mengingatkan bahwa operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman akan terus berlanjut demi membela rakyat tertindas Palestina dan membantu para pejuang mereka sampai agresi dan blokade terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dihentikan.
Bersamaan dengan ini, terbetik laporan dari dua sumber bahwa sebuah kapal milik perusahaan Arab Saudi mendapat serangan di Laut Merah, namun tidak jelas serangan itu berasal dari mana.
Sebelumnya, otoritas keamanan maritim Inggris melaporkan bahwa sebuah kapal komersial dihantam drone sekitar 50 mil laut dari pelabuhan Hodeidah Yaman di Laut Merah dan di selatan Al-Salif. (mm/alalam/raialyoum)