Beirut, LiputanIslam.com – Para pejuang Hizbullah Lebanon melancarkan serangan udara dengan menggunakan sejumlah drone terhadap markas besar Batalyon Sahel di barak Beit Hilal serta lokasi dan pemukiman para perwira dan tentaranya.
Hizbullah memastikan serangannya mengenai target dan menjatuhkan korban, sembari menegaskan bahwa serangan ini dilakukan untuk mendukung perlawanan Gaza, dan sebagai respon atas serangan Israel terhadap kota Al-Majdal di Lebanon selatan.
Media Israel menyiarkan rekaman video yang menunjukkan ledakan drone di dekat pemukiman Beit Hillel.
Hizbullah juga mengumumkan penargetan instalasi mata-mata di lokasi “Al-Abad”, dengan senapan serbu.
Mereka juga menghancurkan peralatan mata-mata yang baru dikembangkan dan dipasang pada derek di sekitar barak Doviev, dan bangunan yang digunakan oleh tentara Israel di permukiman Natawa.
Media militer Hizbullah memperlihatkan rekaman video operasi militer yang menyasar situs-situs militer Israel dan pemukiman Kiryat Shmona di wilayah utara Palestina pendudukan.
Hizbullah terlibat konfrontasi langsung dengan militer Israel sejak 8 Oktober 2023. Media Israel melaporkan bahwa tak kurang dari 5.650 tentara Israel yang terluka akibat serangan Hizbullah dan kecelakaan di front utara menjalani perawatan di Pusat Medis Galilee di Nahariya dan Rumah Sakit Ziv di Safed. (mm/almayadeen)