Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah menyiarkan rekaman video serangan yang disebutnya menyasar sebuah kapal Yunani, yang “melanggar larangan akses ke pelabuhan Israel” yang diberlakukan oleh militer Yaman tersebut, dan serangan pada hari Kamis (22/8) itu menyebabkan kapal tersebut terbakar di Laut Merah.
Berikut ini bunyi pernyataan pasukan Yaman dalam video yang disiarkan pada Jumat pada Jumat malam (23/8) tersebut;
“Adegan pembakaran kapal Yunani Sounion di Laut Merah, yang perusahaan pemiliknya telah melanggar larangan masuk ke pelabuan-pelabuhan Palestina pendudukan.
“Berdasarkan keputusan Angkatan Bersenjata Yaman yang melarang masuk ke pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan pada tanggal 2 Mei 2024 dan sebagai respon atas pengarahan untuk eskalasi dari Sang Pemimpin, Sayid (Abdul Malik Al-Houthi) – semoga Allah menjaganya-, pasukan kami telah menyerang kapal Yunani Sounion, yang perusahaan pemiliknya telah melanggar larangan masuk ke pelabuan-pelabuhan Palestina pendudukan.
“Atas dasar ini, Angkatan Bersenjata Yaman kembali memperingatkan perusahaan-perusahaan yang ada untuk tidak melanggar larangan yang telah diterapkan tersebut, karena jika tidak demikian maka kapal-kapal mereka akan diserang, dan menekankan bahwa pada fase mendatang akan lebih keras dan telak terhadap kapal-kapal milik perusahaan-perusahaan yang melanggar, di samping kapal-kapal yang terkait dengan musuh, Israel, AS dan Inggris.
“Musuh, Zionis, masih melanjutkan agresi dan blokadenya terhadap rakyat Palestina, dan semua kapal yang melintas di Laut Merah, Teluk Aden, dan Samudera Hindia diminta untuk tidak bermain-main dengan pernyataan dan penyembunyian identitasnya, supaya tidak masuk ke lingkaran kecurigaan.
🎥 مشاهد إحراق البحرية اليمنية للسفينة اليونانية (SOUNION) في البحر الأحمر لانتهاك الشركة المالكة لها قرار حظر الوصول إلى موانئ فلسطين المحتلة #الرد_آت#طوفان_الأقصى #لستم_وحدكم #معركة_الفتح_الموعود_والجهاد_المقدس pic.twitter.com/IAPVufHIRF
— قناة المسيرة (@TvAlmasirah) August 23, 2024
“Angkatan Bersenjata Yaman berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang merespon larangan, dan menjauhkan kapal-kapalnya dari pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan. Angkatan Bersenjata Yaman memastikan kapal-kapal itu dapat melintas dengan aman di zona operasi Angkatan Bersenjata Yaman.”
Hingga berita ini disusun, belum ada komentar dari pihak Yunani atau misi militer Aspedes Uni Eropa mengenai penargetan kapal tersebut, atau rincian muatannya dan nasib awaknya.
Pada hari Kamis lalu pasukan Yaman mengumumkan serangannya terhadap dua kapal di Laut Merah dan Teluk Aden dengan rudal, perahu, dan drone, karena keduanya melanggar larangan tersebut.
Sebagai bentuk solidaritas dengan perlawanan rakyat dan pejuang Gaza terhadap invasi militer Israel yang sedang berlangsung sejak 7 Oktober 2023, Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah sejak November 2023 mulai menyerang kapal kargo Israel atau kapal-kapal yang terkait dengan rezim Zionis tersebut di Laut Merah dengan rudal dan drone.
Menanggapi serangan-serangan Yaman, AS dan Inggris sejak awal tahun 2024 mulai melancarkan serangan udara dan serangan rudal di Yaman, dan serangan dua negara Barat itu ditanggapi oleh pasukan Yaman dengan pengumuman bahwa pasukan Yaman menganggap semua kapal AS dan Inggris sebagai target serangan militernya, dan memperluas zona operasinya dengan menyerang kapal-kapal yang melintas di Laut Arab, Samudera Hindia, atau negara lain mana pun yang terjangkau oleh senjatanya. (mm/almasirah)