Teheran, LiputanIslam.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan waktu untuk pembalasan negara ini atas serangan Israel yang menggugurkan kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh ada di tangan Teheran, dan karena itu Israel terkatung dalam ketidakpastian.
Juru bicara dan wakil kepala Departemen Hubungan Masyarakat IRGC, Brigjen Ali Mohammad Naeini, saat mengatakan hai itu dalam konferensi pers pada hari Selasa (20/8) menyebutkan bahwa balasan Iran belum tentu merupakan pengulangan operasi sebelumnya terhadap rezim Israel.
“Rezim Zionis telah menetapkan tujuan tertentu dalam pembunuhan Haniyeh, namun tidak mencapainya. Musuh mengira mereka bisa mengkompensasi kegagalannya di medan perang dengan membunuh Haniyeh, namun sebaliknya, front perlawanan justru menjadi menghebat.”
Haniyeh dan seorang pengawalnya terbunuh di Teheran pada tanggal 31 Juli, sehari setelah dia menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
“Ada tekad yang kuat untuk menanggapi berbagai bentuk agresi yang dilakukan oleh rezim Zionis, dan, saat ini, masyarakat yang tinggal di wilayah pendudukan menanggung akibat dari pembunuhan Haniyeh oleh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu,” kata Naeini.
“Rakyat Iran cerdas dan tahu bahwa komandan Angkatan Bersenjata dan IRGC dengan cermat menilai semua aspek di tingkat pengambilan keputusan tertinggi sebelum mengambil tindakan. Mereka membuat keputusan yang tepat dan penuh perhitungan, sehingga secara efektif mempengaruhi perhitungan musuh,” terangnya.
Naeini juga mengatakan waktu ada di pihak Iran dan “penantian terhadap tanggapan ini mungkin akan memakan waktu lama.”
Dia menambahkan, “Untuk saat ini, Zionis harus tetap berada dalam kondisi tidak seimbang.”
Di hari yang sama, anggota Dewan Pengakuan Kemaslahatan Iran, Mohsen Rezai, dalam wawancara dengan CNN yang berbasis di AS menjawab pertanyaan tentang apakah Iran akan membalas Israel atas pembunuhan Ismail Haniyeh .
“Iran akan bertindak pada waktu dan tempat yang tepat dan berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, kami berhak membela diri. Jika balasan tidak diberikan, kejahatan rezim Zionis akan terus berlanjut, maka balasannya akan diberikan,” jawabnya.
Ditanya bagaimana serangan itu akan terjadi dan seberapa kuat Iran, Rezai mengatakan, “Jawaban atas pertanyaan Anda akan jelas setelah tindakan Iran.”
Ketika ditanya apa solusi Iran untuk mencegah respon terhadap rezim Zionis berubah menjadi perang besar di kawasan, Rezai mengatakan, “Kami telah memeriksa konsekuensi dari tindakan kami, dan kami tidak akan membiarkan Netanyahu, yang tenggelam dalam kubangan konflik, keluar dari situasi ini. Tindakan Iran akan diperhitungkan.” (mm/presstv/alalam)