Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon mengumumkan pihaknya telah menyerang pemukiman Shamir di Israel utara untuk pertama kalinya.
Dalam sebuah pernyataan , pada hari Kamis (15/8), Hizbullah menyatakan bahwa pasukannya “memasukkan permukiman baru Shamir ke dalam daftar target penembakan mereka dan membomnya untuk pertama kalinya dengan tembakan roket Katyusha.”
Dia menambahkan serangan itu dilancarkan “sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap desa-desa dan rumah-rumah di selatan, terutama di kota Marjayoun, yang menjatuhkan korban luka warga sipil di sana.”
Dalam pernyataan lain pada Kamis sore, Hizbullah mengaku “menargetkan posisi artileri musuh Israel di Zaoura (di Golan) dengan tembakan roket Katyusha, dan situs Ruwaisat al-Alam di daerah pendudukan perbukitan Kafr Shuba Lebanon dengan senjata yang sesuai, dan tepat mengena sasaran.”
Hizbullah menyebut serangannya itu dilakukan “demi mendukung keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan untuk menyokong perlawanan mereka.”
Sementara itu, Saluran 12 Israel melaporkan bahwa kebakaran terjadi di area terbuka di Kibbutz Shamir di Galilee, menyusul jatuhnya sebuah roket yang diluncurkan dari Lebanon.
Sebelumnya pada Kamis, tentara Israel mengaku telah memantau peluncuran 25 roket dan satu drone dari Lebanon di wilayah di Israel utara. (mm/raialyoum)