Beirut, LiputanIslam.com – Pasukan Hizbullah Lebanon melancarkan serangan salvo roket ke dua lokasi tentara Israel, sementara drone Israel menyerang dua platform rudal di Lebanon selatan.
Tentara Israel dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (13/8) menyatakan, “Drone menyerang dua platform rudal yang siap diluncurkan ke arah Israel di wilayah Al-Tiri (Distrik Bint Jbeil) dan Zibqin (Distrik Tyre) di Lebanon selatan.”
Dia menambahkan: “Mengenai bunyi sirene peringatan di (pemukiman) Malkiyah di Galilea Atas, pembicaraannya adalah tentang penembakan 15 peluru roket yang jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa.”
Di pihak lain, Hizbullah menyatakan bahwa anggotanya telah menggempur “lokasi penempatan tentara Israel di lokasi Jal al-Deir dengan salvo rudal, yang tepat mengena sasaran.”
Mereka juga “menargetkan situs Ruwaisat Al-Alam di perbukitan Kafr Shuba di Lebanon dengan rudal, dan tepat mengena sasaran.”
Sehari sebelumnya, Hizbullah merilis video serangan lain yang terjadi pada tanggal 9 Agustus dan tepat mengena target berupa peralatan militer dan perangkat spionase Israel di kawasan Samaqah dan Ramia.
Surat kabar Israel Maariv melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan serangan di pihak Hizbullah hingga membuat wilayah Nahariya dan selatannya berada dalam garis api, yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pertempuran Hizbullah-Israel telah berlangsung lebih dari 10 bulan setelah Hizbullah pada tanggal 8 Oktober mengumumkan pihaknya hadir dan tampil sebagai front dukungan bagi perlawanan Palestina di Jalur Gaza dengan mempertahankan front utara tetap membara.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth pada hari Selasa melaporkan Hizbullah telah menembakkan lebih dari 7.500 roket dan lebih dari 200 drone ke Israel sejak 8 Oktober.
Menurut Yedioth Ahronoth, serangan Hizbullah sejauh ini telah menewaskan 44 orang, termasuk 19 tentara dan 24 warga sipil, dan satu warga negara India, serta melukai 271 orang a, termasuk 141 tentara dan pasukan keamanan serta 130 warga sipil.
Hizbullah memastikan bahwa jumlah korban yang sesungguhnya di pihak Israel jauh lebih besar dari angka resmi yang diumumkan oleh Israel.
Hizbullah dalam pernyataan terpisah pada hari Selasa menyatakan dua anggotanya gugur dalam konfrontasi dengan tentara Israel di Lebanon selatan.
Dengan demikian, jumlah korban gugur di pihak Hizbullah dalam konfrontasi ini bertambah menjadi 409 orang. (mm/raialyoum)