Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Merinding, Wakil Hamas di Iran Ungkap Fakta dan Kronologi Terbunuhnya Ismail Haniyeh

Published 03/08/2024 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE
Khaled Qaddoum, Wakil Hamas di Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Wakil Hamas  di Iran, Khaled  Qaddoumi, mengungkap beberapa fakta di balik terbunuhnya kepala biro politik faksi pejuang Palestina tersebut, Ismail Haniyeh, dan pengawalnya, Wassim Abu Shaaban.

Qaddoumi menceritakan bahwa syahid Ismail Haniyeh tiba di Iran pada dini hari Selasa 30 Juli 2024 dengan memimpin delegasi yang terdiri atas para petinggi Hamas, termasuk kepala Kantor Hubungan Arab dan Islam, Khalil al-Hayya, dan pejabat biro politik Muhammad Nasr dan Zaher Jabarin,  serta Qaddumi sendiri.

Dia menambahkan bahwa belegasi tersebut berangkat pada Selasa malam menuju Parlemen Iran Majelis Syura Islam untuk berpartisipasi dalam upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Dia menambahkan bahwa di sana, sejumlah besar anggota parlemen, pejabat Iran, dan tamu asing berkumpul di sekelilingnya, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memeluknya dengan hangat dan mengangkat tangannya sebagai simbol kemenangan. Setelah itu delegasi Hamas mengunjungi pameran “Bumi Peradaban” di Menara Milad, Teheran.

Qaddoumi mengatakan, miniatur Kubah Al-Sakhrah Masjid Al-Aqsa dalam pameran tersebut menghentikan Syahid Haniyeh selama beberapa saat. Dia melihat seorang gadis kecil Iran sedang berperan sebagai anak Palestina yang keluarganya gugur di tengah kehancuran.

Haniyeh memanggilnya dan mencium kepalanya, dan terkenang anak-anak Gaza beserta para cucu dan anak-anaknya yang sendiri yang gugur.

Qaddoumi menambahkan bahwa selanjutnya Haniyeh dan rombongan  pergi ke tempat kediaman  presiden Iran demi memenuhi undangan Pezeshkian untuk jamuan makan malam, lalu pindah ke penginapannya di Teheran utara, yang bukan merupakan tempat rahasia , melainkan diketahui umum, dan diperuntukkan bagi para tokoh penting yang datang ke Iran.

Qaddoumi menepis rumor yang beredar tentang bagaimana Israel mengetahui tempat tinggal Haniyeh dan hal-hal lain. Menurutnya, semua itu omong kosong, karena Haniyeh saat itu sedang melakukan kunjungan terbuka, dalam pertemuan terbuka, dan dia adalah seorang tokoh diplomatik, karena dia adalah pemimpin Hamas dan juga mantan perdana  menteri Palestina.

Qaddoumi menjelaskan, “Setelah kami tiba di penginapan pada larut malam, Sang Pemimpin telah syahid itu (Haniyeh) melaksanakan salat Isyak, kemudian kami duduk dan berbincang tentang upacara pelantikan presiden dan suasananya yang baik di mana wakil sejumlah negara, yang sebagian di antaranya tidak mengakui Hamas, telah datang menghampirinya untuk bersalam dan bertukar ucapan selamat dengannya.”

Dia menambahkan, “Kami berbincang tentang pembunuhan syahid Fouad Shukr (komandan senior Hizbullah), keutamaan kesyahidan, dan husnul khotimah. Dia mengatakan bahwa ini merupakan akhir yang bahagia bagi setiap pejuang yang melawan entitas Zionis.”

Setelah itu, sambung  Qaddoumi, Haniyeh pergi ke kamarnya untuk tidur.  Saat itu, pengawalnya, Wassim Abu Shaaban, yang sebelumnya telah menjadi makmum dalam shalat Isyak yang ditunaikan Haniyeh, menjaganya di luar kamarnya, dan Haniyeh sedang membaca Al-Qur’an, yang masih ada di tangannya ketika dia gugur sehingga darahnya pun melumuri  kitab suci ini.

Mengenai saat-saat terakhir kehidupan Ismail Haniyeh, Qaddoumi mengisahkan bahwa tepat pada pukul 1:37 terjadi guncangan pada gedung.

“Saya lantas meninggalkan tempat saya berada, dan melihat asap tebal, dan setelah itu kami mengetahui bahwa Haji Abu Al-Abd telah gugur syahid, dan sebelum itu sempat ada kilatan cahaya,”  tuturnya.

Dia menambahkan, “Semula saya menduga telah terjadi sambaran guntur atau gempa bumi, jadi saya membuka jendela dan tidak mendapati adanya hujan atau guntur, dan cuaca pun sedang panas.  Kami pergi ke lantai tempat Sang Syahid berada, dan kami mendapati dinding dan langit-langit tempat dia berada telah runtuh dan hancur.”

Qaddoumi juga mengisahkan, “ Terlihat jelas dari penampakan tempat setelah terjadi serangan dan apa yang terjadi padanya, dan dari jenazah Ismail Haniyeh, bahwa  serangan dilakukan dengan proyektil dari udara, entah misil atau peluru.”

Dia kemudian mengaku tidak ingin bercerita lebih lanjut karena tim penyelidik Iran masih melakukan penyelidikan dan akan mengumumkan hasilnya.

Dia mengatakan bahwa narasi New York Times dan jubir IDF Daniel Hagari terbantahkan oleh kesaksian dan fakta di lapangan. Dia memastikan narasi itu dimaksudkan supaya Israel dapat cuci tangan dan terhindar dari dampak dan balasan atas kejahatannya.

Qaddoumi mengatakan bahwa Israel-lah yang merencanakan dan melakukan kejahatan itu dengan sepengetahuan dan persetujuan AS, sehingga pemerintah AS berpartisipasi dalam kejahatan ini, dan memberi lampu hijau kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat dia berkunjung ke Washington belum lama ini.

Qaddoumi menyebutkan bahwa Syahid Ismail Haniyeh adalah satu di antara 40,000 orang yang gugur syahid dalam perang genosida Gaza, dan 70 persen korban itu adalah kaum wanita dan anak kecil.

Dia memastikan bahwa darah suci Syahid Haniyeh akan menjadi kutukan yang mengusir kaum Zionis serta badai baru yang melengkapi Badai Al-Aqsa untuk membawanya kepada tujuan terakhir berupa pembebasan Al-Quds dan negeri Palestina, dari sungai hingga lautnya. (mm/alarbyaljadeed)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love4
Cry22
Sad11
Happy0
Angry2
Dead0
Wink1

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account