Beirut, LiputanIslam.com – Pasukan Hizbullah Lebanon melancarkan sembilan operasi militer anti-Israel pada hari Jumat (26/7) dengan sasaran beberapa lokasi di perbatasan utara Palestina pendudukan sebagai balasan atas Israel.
Hizbullah mengabarkan pihaknya telah secara presisi menggempur sebuah bangunan yang digunakan oleh tentara Israel, di pemukiman Avivim, sebagai “tanggapan atas serangan Israel di kota Aitaroun, Lebanon selatan, dan sebagai kontinyuitas dukungan mereka kepada rakyat dan para pejuang Palestina yang gagah berani.”
Dalam konteks yang sama, sebagai respon terhadap serangan di kota Shihin di selatan, Hizbullah menyerang “bangunan yang digunakan oleh tentara musuh, di pemukiman Miskav Am”.
Hizbullah melancarkan serangan udara, melalui satu skuadron drone penyerang, di lokasi Al-Raheb dengan sasaran berupa peralatan dan posisi tentara Zionis di sana.
Melalui beberapa pernyataan sebelumnya, Hizbullah mengumumkan telah menargetkan situs Ramthadi perbukitan Kafr Shuba yang diduduki, dan situs Zabdin di daerah pertanian Shebaa yang diduduki, selain menggempur sebuah bangunan yang digunakan oleh tentara pendudukan di permukiman Avivim, dan bangunan yang digunakan oleh pasukannya di pemukiman Shtula. (mm/almayadeen)