Beirut, LiputanIslam.com – Ali Al-Qahum, anggota biro politik Ansarullah Yaman, menyatakan akan ada kejutan anti-Israel dari Yaman dalam waktu dekat, menyusul serangan rezim Zionis terhadap kota Hodeidah di bagian barat Yaman.
“Hari-hari mendatang akan penuh kejutan. Tujuannya akan luas dan komprehensif terhadap geografi Palestina pendudukan, dan Yaman memiliki keunggulan dan kemampuan untuk mengubah perimbangan kekuatan dan meraih kemenangan ,” kata Al-Qahum kepada Sputnik, Senin (22/7).
Jet-jet tempur Israel telah melancarkan serangkaian serangan udara terhadap tangki penyimpanan bahan bakar di pelabuhan Hodeidah, dan tangki diesel di pembangkit listrik di Hodeidah.
Tentara Yaman kubu Ansarullah bersumpah akan merespon serangan Israel dengan mengebom sasaran-sasaran vital di Israel, menyebut Tel Aviv sebagai zona rawan, dan siap menjalani perang panjang dengan Israel sampai Israel menghentikan operasi militer dan blokade terhadap rakyat Palestina.
Ketegangan meningkat di Laut Merah dan Laut Arab serta Teluk Aden, sejak pasukan Yaman pada November 2023 mulai melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel atau menuju pelabuhan-pelabuhannya, sebagai tanggapan terhadap invasi militer Israel di Jalur Gaza.
Pemimpin Ansarullah, Sayid Abdul Malik Al-Houthi, menegaskan bahwa operasi pasukan Yaman akan terus berlanjut disertai peningkatan kuantitas dan kualitas serangannya, meski AS dan Inggris sesekali menyerang untuk melemahkan pasukan Yaman. (mm/raialyoum)