Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon merilis video hasil rekaman pesawat nirawak pengintainya terhadap 17 situs militer strategis Israel di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan.
Video berdurasi 10 menit yang dirilis pada hari Selasa (9/7) itu merekam pangkalan intelijen, markas komando militer, posisi artileri, platform dan radar Iron Dome serta kamp-kamp milik pasukan rezim pendudukan.
Petugas media Hizbullah Muhammad Afif mengatakan rekaman itu “mengirimkan pesan yang jelas kepada musuh dan tentaranya.”
Rekaman visual itu merupakan episode kedua dari video berseri yang dimaksudkan untuk menunjukkan sejauh mana pengawasan Hizbullah terhadap Israel ketika ketegangan meningkat antara kedua belah pihak di perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan.
Pada bulan Juni lalu, Hizbullah menerbitkan video berdurasi 9 menit 31 detik, yang memperlihatkan kawasan permukiman dan situs-situs militer di dalam dan sekitar kota Haifa, termasuk laut dan pelabuhan, yang tampaknya ditujukan untuk audien Israel.
Rekaman tersebut menandai semakin besarnya kesulitan yang dihadapi militer Israel dalam menghadapi kemampuan drone Hizbullah.
Perkembangan terakhir ini terjadi dua hari setelah Hizbullah menggempur pangkalan strategis Israel di Meron di bagian utara wilayah pendudukan dengan 60 roket Katyusha.
Hizbullah menegaskan bahwa serangan itu dilancarkan demi membela warga Palestina di Gaza dan sebagai balasan atas serangan Israel yang menggugurkan seorang anggota Hizbullah di daerah Bekaa, Lebanon.
Hizbullah hampir setiap hari melancarkan serangan roket terhadap posisi militer Israel sebagai pembalasan atas agresi rezim Zionis ini terhadap Lebanon dan sebagai bentuk solidaritas Hizbullah dengan Palestina.
Israel telah membunuh lebih dari 38.200 warga Palestina, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, di Gaza sejak Oktober.
Hizbullah bersumpah akan terus melancarkan serangan selagi rezim Zionis masih melanjutkan kampanye biadabnya di Jalur Gaza.
Setidaknya 455 orang juga gugur di daerah perbatasan Lebanon, termasuk lebih dari 80 warga sipil, menurut penghitungan AFP.
Dalam peristiwa terbaru, sumber-sumber Suriah mengumumkan Israel telah menyerang sebuah mobil di jalan Damaskus-Beirut dekat daerah Al-Saboura, menyebabkan mobil itu hangus terbakar..
Sebuah penggelan video yang beredar memperlihatkan sebuah mobil yang disebut-sebut terbakar di jalan Beirut-Damaskus dekat pangkalan Divisi Keempat Angkatan Darat Suriah.
Hizbullah mengumumkan gugurnya seorang pejuang bernama Yasser Nimr Qarnabsh, alian Amin, 54 tahun, dari daerah Zawtar al-Sharqiya.
Dilaporkan bahwa pejuang itu pernah menjadi pengawal Sekjen Hizbullah Sayid Nasrallah dan pernah berpartisipasi dalam beberapa operasi militer penting.
Menurut sumber militer, mobil yang menjadi sasaran di provinsi Damaskus itu berplat nomor Lebanon.
Sumber-sumber Suriah melaporkan bahwa dua anggota Hizbullah gugur akibat “serangan Israel terhadap mobil di Yahfuf di daerah perbatasan dengan Lebanon.”
Haji Amin adalah seorang anggota senior Hizbullah. Dia pernah memimpin operasi pembebasan Lebanon selatan di poros Marjayoun pada tahun 2000, dan bertanggung jawab atas poros Ghandouriya pada pertempuran tahun 2006.
Media Israel melaporkan bahwa status siaga telah ditingkatkan di utara setelah operasi pembunuhan di jalan Damaskus-Beirut dan memperkirakan akan ada balasan dari Hizbullah. (mm/presstv/alalam)