Teheran, LiputanIslam.com – Ketua Dewan Strategis Kebijakan Luar Negeri di Iran, Kamal Kharazi, memperingatkan bahwa jika Israel mengobarkan perang besar terhadap Hizbullah maka hal ini dapat memicu perang regional di mana Iran dan Poros Resistensi akan mendukung Hizbullah dengan segala cara.
Dalam pernyataannya kepada Financial Times, Selasa (2/7), Kharazi mengatakan bahwa Iran pada prinsipnya tidak menghendaki perang regional, dan karena itu mendesak AS agar menekan Rezim Zionis Israel demi mencegah eskalasi lebih lanjut.
Menanggapi pertanyaan apakah Iran akan mendukung Hizbullah secara militer jika terjadi konflik besar-besaran, Kharazi mengatakan: “Seluruh rakyat Lebanon, negara-negara Arab dan anggota Poros Resistensi akan mendukung Lebanon melawan Israel.”
Dia menambahkan, “Akan ada kemungkinan perang meluas ke seluruh kawasan, dan semua negara akan berpartisipasi di dalamnya, termasuk Iran. Dalam hal ini, kami tidak punya pilihan selain mendukung Hizbullah dengan segala cara.”
Ketua Dewan Strategis Kebijakan Luar Negeri Iran menambahkan, “Memperluas perang tidaklah bermaslahat bagi siapa pun, baik Iran maupun AS.”
Hizbullah berjanji untuk mempertahankan serangan balasannya selama rezim Israel melanjutkan perang di Gaza, yang telah menggugurkan sedikitnya 37.900 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai 87.060 lainnya.
Para pejabat Hizbullah telah berulang kali menegaskan pihaknya tidak ingin berperang dengan Israel, namun jika hal itu terjadi maka mereka siap menjalaninya.
Mengomentari pemilihan presiden Iran dan kebijakan luar negeri negaranya, Kharrazi mengatakan bahwa meskipun ada “beberapa perbedaan” pendekatan di antara para kandidat, namun “strategi kebijakan luar negeri secara keseluruhan” ditentukan oleh Pemimpin Besar Ayatollah Sayid Ali Khamenei sehingga akan tetap sama.
“Jika mereka (negara-negara Barat) memutuskan untuk bekerja sama, kami siap bekerja sama”, kata Kharrazi. (mm/alalam)