Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Yaman Serang Empat Kapal, Kapten Kapal Perang AS Akui Tak Bisa Cegat Serangan

Published 02/07/2024 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Sanaa, LiputanIslam.com –  Militer Yaman kubu Ansarullah pada hari Senin  (1/7) mengumumkan pihaknya menyerang empat kapal dengan rudal balistik dan rudal jelajah.

Disebutkan bahwa satu kapal Israel, satu kapal AS, dan satu ketiga Inggris, telah menjadi target serangan tersebut, dan satu lagi adalah kapal yang “melanggar larangan akses ke  pelabuhan Palestina pendudukan.”

“Kapal Israel MSC Unific menjadi sasaran sejumlah rudal jelajah di Laut Arab, dan serangan ini tepat mengena sasaran. Operasi kedua, yang dilakukan oleh pasukan rudal dan AL dengan sejumlah rudal balistik dan balistik, menyasar kapal minyak AS Delonix di Laut Merah untuk kedua kalinya pada minggu ini,” ungkap juru bicara militer Yaman, Brigjen Yahya Saree.

Saree menambahkan, “Operasi ketiga dilakukan dengan rudal jelajah dan menyasar kapal pendarat Inggris Anvil Point di Samudera Hindia, dan serangan ini tepat mengena target.”

Lebih lanjut, tanpa menyebutkan afiliasi kapal terakhir, dia mengatakan, “Operasi keempat dilakukan oleh pasukan rudal dengan sejumlah rudal jelajah dan menyasar kapal Lucky Sailor di Laut Mediterania karena perusahaan pemiliknya melanggar larangan masuk ke pelabuhan-pelabuhan Palestina pendudukan.”

Seperti diketahui, militer Yaman kerap melancarkan operasi serangan demikian sejak beberapa bulan lalu tak lain demi membela rakyat tertindas Palestina yang menjadi sasaran aksi genosida rezim Zionis Israel yang didukung oleh AS, Inggris dan beberapa negara Eropa lain.

Pengakuan Kapten Kapal AS

Jaringan CBS News yang berbasis di AS melakukan wawancara dengan kapten kapal perusak AS USS Carney, Jeremy Robertson, sehubungan dengan tantangan di Laut Merah yang ditimbulkan oleh operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah terhadap kapal-kapal Israel dan kapal-kapal yang melanggar blokade Yaman terhadap Israel.

Pada Mei lalu, kapal perusak USS Carney pulang ke Mayport, Florida, dari perjalanannya selama tujuh bulan ke wilayah Timur Tengah.

Dalam wawancara tersebut, Robertson mengatakan, “Perang mengubah pengerahan rutin menjadi baku tembak melawan Yaman. Sudah lama sekali tidak ada kapal Angkatan Laut (AL) AS yang melakukan pertempuran seperti ini sejak Perang Dunia II.”

Saat menceritakan perkembangan situasi di Laut Merah, dia mengakui bahwa rudal balistik adalah senjata yang paling membuatnya kuatir.

“Anda melihat sesuatu datang ke arah Anda dengan kecepatan Mach 5, atau Mach 6. Anda memiliki waktu antara 15 dan 30 detik untuk terlibat,” ungkapnya, seperti dikutip Al-Mayadeen, Senin (1/7).

Menurutnya, ini merupakan ujian kongkret dan nyata pertama kalinya bagi Angkatan Laut AS dalam menghadapi rudal supersonik.

“Komputer menentukan ke mana arahnya dan ketinggiannya, dan semua itu (berlangsung) dengan sangat cepat, tentu saja, tapi orang harus menekan tombolnya,” tuturnya.

Robertson menyebutkan bahwa kapal USS Carney dijadwalkan lepas landas untuk mengisi bahan bakar dan mengisi kembali persediaannya di laut, tapi kapal tersebut harus pergi ke pelabuhan untuk memuat lebih banyak rudal, yang terlalu besar untuk diangkut.

Dia mengkonfirmasi kepada CBS News bahwa kapal perusak AS menembakkan rudal senilai 1 juta USD terhadap drone senilai 1000  USD. Dia lantas  mengakui bahwa  USS Carney dan kapal-kapal AL  lainnya, yang berpatroli di Laut Merah, tidak mampu menghalau serangan Yaman sepenuhnya, dan ketika USS Carney pulang pun,  pertempuran di Laut Merah belum berakhir.

Pemimpin gerakan Ansar Allah, Abdul-Malik al-Houthi, menekankan bahwa kemampuan rudal canggih Angkatan Bersenjata Yaman tidak dapat dihindari atau dicegah, dan bahwa operasi di Yaman “jelas mempengaruhi AS, Israel dan Inggris. ”

Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, Sayid Abdul-Malik al-Houthi, memastikan kemampuan rudal canggih militer Yaman tidak dapat dihindari atau dicegah, dan bahwa operasi di Yaman “jelas mempengaruhi pasukan AS, Israel dan Inggris. ” (mm/almayadeen/ alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love3
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account