AlQuds, LiputanIslam.com – Media Israel mengungkapkan adanya kekhawatiran yang semakin besar di komunitas intelijen Israel mengenai front baru dan mengganggu bagi rezim Zionis ini. Bersamaan dengan ini, Angkatan Laut Yaman merilis video aksinya menyerang kapal cepat nirawak baru yang canggih dan berhulu ledak yang berdaya destruktif tinggi.
Media Israel pada hari Minggu (30/6) menyatakan Yaman mulai memperluas pengaruhnya di kawasan Afrika utara dengan tujuan menyerang Israel dan kepentingannya, dan dengan harapan para pejuang dari Yaman dapat dikerahkan ke Afrika Utara, sehingga mereka dapat mengancam Selat Gibraltar, yang menjadi titik penghubung antara Eropa dan Afrika, dan antara Laut Mediterania dan Samudera Atlantik.
Menurut informasi keamanan di entitas pendudukan Israel, “proses pemindahan senjata ke wilayah ini telah dimulai.”
Sementara itu, sebuah sumber informasi mengatakan kepada saluran i24NEWS Israel bahwa “skenario ancamannya adalah pendaratan rudal di Laut Mediterania, dan ini akan menjadi bencana,” dan bahwa “ancaman di sini tidak terbatas pada pelabuhan Eilat dan Laut Merah, melainkan justru terjadi di lepas pantai Israel.”
Sebelumnya, media Israel menyebut Yaman sebagai front yang paling membahayakan stabilitas ekonomi Israel, terutama karena mengancam kapal-kapal Israel dan kapal-kapal yang menuju Israel.
Sementara itu, dalam perkembangan terbaru, Angkatan Laut Yaman merilis video operasi serangannya terhadap sebuah kapal dengan menggunakan kapal cepat nirawak baru yang canggih dan berhulu ledak yang berdaya destruktif tinggi.
Disebutkan bahwa media militer Yaman memperlihatkan detik-detik serangan kapal cepat nirawak terhadap kapal Transworld Navigator di Laut Merah pekan lalu.
Peluncuran kapal bernama “Badai Penghancur” itu tercatat sebagai peluncuran keempat senjata kualitatif yang digunakan dalam operasi militer bela Gaza pada bulan Juni 2024, yang dimulai dengan peluncuran rudal balistik “Palestina”, kemudian peluncuran kapal “Badai 1” , dan diakhir dengan peluncuran rudal balistik hipersonik “Hatem 2” .
Badai Penghancur adalah kapal militer nirawak buatan lokal dengan kapasitas penghancur yang tinggi. Kapal ini membawa hulu ledak seberat 1.000-1.500 kilogram, dilengkapi dengan teknologi canggih, dengan kendali manual dan jarak jauh dan beroperasi di semua kondisi laut. (mm/alalam/raialyoum)