Ankara, LiputanIslam.com – Sumber-sumber Hamas membantah laporan mengenai penutupan kantor gerakan perlawanan Islam Palestina ini di ibu kota Qatar dan perpindahannya ke lokasi baru di Irak.
Bantahan resmi dirilis oleh anggota biro politik Hamas, Izzat al-Rishq, yang menyatakan bahwa apa yang diberitakan Sky News Arabia dengan mengutip surat kabar asing tidaklah berdasar bahwa Hamas berencana meninggalkan Qatar dan pindah ke Irak.
Sumber- sumber terpercaya Hamas mengkonfirmasi kepada Rai Al-Youm bahwa berita tersebut hoax. Dia mengatakan bahwa Qatar belum berdiskusi dengan Hamas mengenai niat untuk menutup kantornya, dan masalah Irak hanyalah spekulasi belaka dan belum dikemukakan kepada pihak mana pun.
Sumber yang sama menilai bahwa apa yang disiarkan Sky News dari waktu ke waktu lebih merupakan upaya merecoki perlawanan Palestina, sehingga mengindikasi bahwa sumber informasi yang kemungkinan besar salah ini adalah oknum di dalam tubuh Otoritas Palestina. (mm/raialyoum)