Baghdad, LiputanIslam.com – Para pejuang kelompok Resistensi Islam Irak (IRI) mengumumkan pihaknya telah melancarkan serangan drone ke pelabuhan Haifa di wilayah pendudukan Palestina pada hari Jumat (15/6).
Dalam sebuah pernyataan, IRI mengaku bertekad untuk terus berjuang “menghancurkan benteng musuh” demi membela rakyat Palestina dan sebagai balasan atas pembantaian pasukan Zionis Israel terhadap warga sipil, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua.
Sehari sebelumnya, IRI mengaku telah melancarkan serangan drone ke pangkalan udara Ramat David di wilayah pendudukan Palestina dan pangkalan udaralain yang digunakan oleh pasukan Zionis untuk melakukan pemantauan wilayah pendudukan Golan Suriah.
IRI merupakan salah satu elemen Poros Resistensi, dan operasi militer mereka menunjukkan kesatuan front perlawanan poros ini terhadap rezim pendudukan Israel.
Sejak pasukan Zionis melancarkan agresi militer di Jalur Gaza, IRI memulai aksinya dengan menyerang kepentingan AS di Irak dan sekitarnya serta pusat-pusat vital di wilayah pendudukan Palestina. (mm/almayadeen)