Beirut, LiputanIslam.com – Para pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon melanjutkan operasi militernya terhadap berbagai sasaran milik pasukan pendudukan Israel di perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan.
Hizbullah pada hari Jumat (31/5) menggempur kawasan permukiman Zionis Jaatoun Ein Ya’akov, dan Yehiam dengan puluhan roket Katyusha , sebagai balasan atas serangan pasukan Zionis terhadap Pertahanan Sipil dan mobil ambulan di kota selatan Naqoura.
Hizbullah merudal situs Israel di Ramtha di perbukitan Kafr Shuba di Lebanon, dan menggempur situs militer Maayan Baruch dengan roket dan artileri.
Beberapa pernyataan Hizbullah menyebutkan bahwa semua operasi tersebut dilakukan demi mendukung kesolidan rakyat dan pejuang Palestina di Jalur Gaza.
Media militer Hizbullah merilis rekaman video operasi serangan terhadap markas Divisi 91 tentara pendudukan di barak Branit di perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan.
#الإعلام_الحربي في #المقاومة_الإسلامية ينشر مشاهد من عملية استهداف مقر الفرقة 91 في ثكنة بيرانيت التابعة لـ"جيش" الاحتلال الإسرائيلي عند الحدود اللبنانية – الفلسطينية.#لبنان #الميادين_لبنان pic.twitter.com/Z9bgjs5ig9
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) May 31, 2024
Dalam pertempuran terbaru melawan Israel, Hizbullah mengumumkan dua pejuangnya “gugur dalam perjalanan menuju Al-Quds”.
Di pihak lain, media Israel melaporkan bahwa sirene terdengar di pemukiman “garis depan” di wilayah pendudukan utara Palestina, dan di pemukiman Kiryat Shmona .
Media Israel mengonfirmasi bahwa Hizbullah menyerang sasaran militer strategis, dan sensor militer Israel memberlakukan larangan publikasi informasi mengenai spesifikasi sasaran tersebut.
Media pendudukan menjelaskan bahwa sensor mencegah penyebutan rincian apa pun yang dapat mengungkapkan target itu karena Hizbullah berhasil melumpuhkannya.
Media Israel menyebutkan bahwa Hizbullah mengincar pada Pabrik Rafael, yang merupakan badan manufaktur senjata, di Haifa, serta menyerang sasaran lain di Afula.
Media Israel mengakui bahwa seluruh operasi Hizbullah dilakukan oleh drone yang membawa kamera pemandu dan bukan oleh GPS.
Hizbullah juga membalas serangan Israel terhadap desa-desa dan rumah persembunyian di selatan, terutama di kota Maroun al-Ras. Hizbullah menggempur sebuah bangunan yang digunakan oleh tentara pendudukan di pemukiman Shomera , di desa Tarbikha , dengan senjata yang tepat dan akurat.
Selain itu, dalam membalas serangan Israel di alun-alun kota selatan Hula, Hizbullah melancarkan serangan udara dengan drone serang yang menyasar platform Iron Dome di markas Zaoura beserta kru dan tempat tinggal serta tempat kerja mereka hingga mengakibatkan kebakaran dan kerusakan pada platform tersebut.
Huzbullah juga menghantam situs militer Al-Baghdadi Israel dengan rudal berat Burkan. Dengan menggunakan rudal jenis yang sama, Hizbullah juga menggempur barak Pranit (mabes Divisi 91) hingga menyebabkan kebakaran dan kehancuran sebagian dari barak tersebut. (mm/raialyoum)