Gaza, LiputanIslam.com – Jubir Brigade Al-Qassam, Abu Obaida, pada hari Sabtu (25/5) dalam sebuah rekaman suara disertai gambar mengumumkan keberhasilan para pejuang Al-Qassam menjebak sejumlah tentara Zionis Israel masuk ke dalam terowongan bawah tanah, dan kemudian menyerang mereka hingga jatuh korban jiwa dan luka di antara mereka, dan sebagian lagi di tawan.
Brigade Al-Qassam juga merilis video yang memperlihatkan mayat seorang tentara Zionis tewas. Dalam video ini terdengar suara: “Inilah nasib tentara kalian (Israel) ketika masuk ke terowongan kami.” Video ini juga memperlihat beberapa senjata dan perlengkapan militer yang berhasil direbut oleh para pejuang Al-Qassam, dan pada bagian akhir video tertulis pernyataan bahwa sejauh ini hanya itulah yang dapat dipublikasi meskipun masih ada beberapa hal lain yang dapat disebutkan.
Berikut ini adalah pernyataan lengkap Abu Obaida;
Bismillahirrahmanirrahim.
“Perangilah mereka! Niscaya Allah akan mengazab mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu, menghinakan mereka, dan memenangkan kamu atas mereka, serta melegakan hati kaum mukmin.” (SQ. Al-Taubah: 7)
Wahai anak-anak bangsa kami yang besar, wahai para pejuang gagah berani, wahai umat kami dan kaum merdeka dunia!
Assalamualaikum wr. wb. Pemerintah dan tentara musuh (Israel), pelanggar batas dalam kebijakannya yang membabi buta dan sia-sia dalam pembalasan dendam dan penghancuran, beralih dari kegagalan dan kegagalan, dan mencari keberhasilan yang ilusif untuk mengesankan bahwa aksi pembantaian dan tekanan militernya terhadap rakyat kami akan menciptakan kemenangan atau keberhasilan.
Para pejuang besar kami terus memberi pelajaran kepada pasukan pendudukan di semua poros pertempuran dengan bersandar pada kekuasaan Allah, dan berpegang teguh talinya nan kokoh. Mereka membela tanah air dan melawan musuh yang melanggar batas, ngawur dan terkutuk.
Kegagalan terbaru Zionis ialah apa yang dilakukan oleh musuh sampai sekarang berupa kejahatan yang mengerikan di Jabalia, Rafah dan tempat-tempat lain di negeri tercinta kami.
Musuh membongkar reruntuhan untuk mencari kerangka sebagian orangnya yang tertawan, yang sengaja mereka bom jauh hari sebelumnya.
Musuh mengerahkan ribuan tentaranya ke lorong-lorong perkampungan di Jabalia dan lain-lain untuk mencari mayat serta mengorbankan tentaranya demi tipu daya pribadi Netanyahu dan demi kepentingan pemerintahannya yang ekstrem dan fasis. Tentara musuh berusaha mengesankan tindakannya mengeluarkan kerangka sebagai prestasi militer dan moral.
Meski terjadi perang genosida dan penghancuran secara membabi buta, para pejuang kami masih terus meneropong pasukan musuh.
Para pejuang melancarkan puluhan operasi serangan terhadap pasukan musuh dalam jangka waktu sekira dua minggu di Jabalia, Rafah, Beit Hanun dan semua poros agresi dan serbuan. Operasi terbaru di antaranya ialah sebuah operasi kombinatif yang dilancarkan para pejuang kami pada sore hari Sabtu ( 25 Mei 2024) di Jalur Gaza utara.
Di situ para pejuang telah memancing kedatangan pasukan Zionis ke salah satu terowongan bawah tanah di Kamp Jabalia, dan membuat mereka masuk ke dalam jebakan dalam terowongan ini, pada bagian pintu masuknya. Berkat pertolongan dan kekuatan Allah,
mereka dapat berkontak senjata dengan pasukan itu dari jarak dekat, dan kemudian membom bala bantuan yang bergegas ke lokasi, dan menjatuhkan korban pada pihak mereka.
Para pejuang kemudian meninggalkan lokasi setelah menghancurkan terowongan yang digunakan dalam operasi ini, dan setelah membuat semua personil pasukan musuh itu berjatuhan; ada yang terbunuh, ada yang terluka dan ada pula yang tertawan. Para pejuang juga telah merampas perlengkapan militer mereka.
Dalam agresinya terhadap bangsa kami, musuh setiap hari akan terus membayar mahal, dan kami akan terus membuat musuh membayarnya, dengan izin dan pertolongan Allah.
Kami terus melawan agresi di setiap jalan, perkampungan, kota dan kamp pengungsi di Jalur Gaza, mulai dari Beit Hanun hingga Rafah.
Kami juga akan mengungkap rincian baru ihwal operasi ini pada saatnya yang tepat, dengan izin Allah Swt. Salam sejahtera atas syuhada kami yang mulia, para korban luka kami yang diberkahi, dan tawanan dari pihak kami yang luhur. Selamat untuk para pejuang kami di manapun mereka berada, dan untuk bangsa kami di semua tempat. Sesungguhnya ini adalah jihad, baik menang ataupun mati syahid.
Wassalamualaikum. wr.wb.
(mm/aljazeera/alalam/sahara)