Kairo, LiputanIslam.com – Hamdeen Sabahy, politikus dan jurnalis Mesir, pemimpin Arus Populer Mesir dan petinggi Front Keselamatan Nasional Mesir, menyatakan belasungkawa mendalam atas gugurnya Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi dan rekan.
Berikut ini adalah pernyataannya di platform X pada tanggal 20 Mei 2024;
Blok Nasserisme yang bertauhid di Republik Arab Mesir menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada Republik Islam Iran dan segenap penggenggam bara resistensi anti-Zionis dan para pendukungnya atas kesyahidan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian serta rombongan delegasi yang menyertai keduanya akibat insiden jatuhnya helikopter yang membawa mereka di Iran Barat.
Kami menegaskan keyakinan kami sepenuhnya bahwa bangsa Iran dan para pemimpinnya dapat mengatasi ujian berat ini sebagaimana Iran dapat mengatasi berbagai ujian berat lain, agar Iran senantiasa bertahan sebagai pendukung resistensi dan kekuatan yang bandel melawan imperialisme Barat serta ujung tombaknya, entitas Zionis.
Nasserisme adalah ideologi politik nasionalis dan sosialis Arab berbasis pemikiran Gamal Abdel Nasser, satu di antara dua pemimpin utama Revolusi Mesir tahun 1952, dan Presiden kedua Mesir. (mm/x)