Beirut, LiputanIslam.com – Pasukan pejuang Hizbullah Lebanon melancarkan serangan udara dengan sejumlah drone serang ke pangkalan Israel di sebelah barat kota Tiberias sebagai balasan atas serangan pasukan Zonis dan dukungan kepada rakyat tertindas Palestina di Jalur Gaza.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (15/5), Hizbullah menegaskan, “Demi mendukung keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan untuk menyokong perlawanan gagah berani dan terhormat mereka, serta sebagai tanggapan terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh musuh, Israel, para pejuang Perlawanan Islam (Hizbullah) melancarkan serangan udara dengan sejumlah drone serang terhadap pangkalan Ilaniya di sebelah barat kota Tiberias, dan menyasar bagian dari sistem pengawasan dan deteksi komprehensif angkatan udara. Serangan ini tepat mengena sasaran yang ditentukan , dan mencapai apa yang diinginkannya dari operasi serangan terbatas ini.”
Mengomentari serangan Hizbullah, koresponden surat kabar Time of Israel menyebut serangan Hizbullah itu sebagai yang terjauh sejak awal perang antara Hizbullah dan pasukan Zionis pasca operasi menggemparkan bersandi Badai Al-Aqsa yang dilancarkan para pejuang Palestina di Gaza terhadap Israel.
Senada dengan itu, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menyatakan, “Ini adalah salah satu serangan terdalam yang dilancarkan Hizbullah sejak pecahnya perang, memperluas cakupan peluncuran organisasi tersebut ke sasaran yang terletak puluhan kilometer dari perbatasan.
Sumber-sumber Israel mengatakan bahwa ketika Menteri Pertahanan sibuk dengan permainan politik yang sepele, Hizbullah semakin melintasi garis merah imajiner dan menyerang sejauh 50 kilometer di wilayah Israel.
Di hari yang sama tentara Israel mengumumkan bahwa pesawat Angkatan Udara menyerang sebuah mobil di Lebanon pada hari Selasa hingga menyebabkan kematian “seorang komandan lapangan Hizbullah” yang berada di dalam mobil tersebut.
Hizbullah dalam sebuah pernyataannya menyatakan bahwa orang yang gugur “dalam perjuangan menuju Al-Quds” itu bernama Hossein Ibrahim Makki, kelahiran tahun 1968, tanpa menyebutnya sebagai komandan.
Serangan itu dilancarkan Zionis setelah mereka mengumumkan bahwa seorang pemukim Israel tewas dan lima tentara terluka akibat rudal anti-tank yang ditembakkan dari Lebanon ke suatu daerah di Galilee Barat. (mm/alalam)