Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon merilis rekaman video detik-detik serangan terbarunya yang menyasar unit manajemen dan kontrol balon udara mata-mata tentara pendudukan Israel di pemukiman Akui di wilayah utara Palestina pendudukan.
Rekaman itu memperlihatkan pengintaian udara terhadap target, yang merupakan unit mata-mata dan pengawasan milik Batalyon 869, yang bertanggung jawab atas pertemuan militer di front Lebanon.
Video itu juga menunjukkan identifikasi titik target, yaitu titik yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan balon SKYSTAR 330 untuk cakupan intelijen jarak menengah, kemudian menaikkan balon untuk menutup celah intelijen ke arah Wadi Al-Dilam, setelah Hizbullah menghancurkan peralatan mata-mata Bukit Cobra .
Klip tersebut menampakkan peluncuran rudal pertama, kemudian penerbangannya menuju sasaran, yaitu unit manajemen dan kendali, hingga menimpanya secara langsung.
Rekaman video itu juga memperlihatkan peluncuran rudal kedua, yang melesat menuju sasaran yaitu kru pengelola balon hingga mengenanya secara langsung.
#الإعلام_الحربي في #المقاومة_الإسلامية ينشر مشاهد من عملية استهداف المقاومة وحدة الإدارة والتحكم لـ #المنطاد_التجسسي التابع لـ "جيش" الاحتلال الإسرائيلي في مستوطنة أدميت شمال فلسطين المحتلة.
#لبنان
#الميادين_لبنان pic.twitter.com/6IbP083sEy
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) May 14, 2024
Selanjutnya, rudal ketiga juga menerjang kawat balon dan unit peluncurannya. Video tersebut juga menunjukkan seorang tentara tewas yang terjatuh setelah rudal kedua ditembakkan.
Akibatnya, pasukan Zionis kehilangan kendali atas balon yang bergerak menuju ke wilayah Lebanon tersebut.
Pada hari Selasa, dalam satu operasi serangan, Hizbullah menyerang tiga sasaran yang terkait dengan balon mata-mata Israel, secara berturut-turut.
Hizbullah mengumumkan bahwa operasi serangannya kali ini menyasarkan pangkalan peluncuran balon yang hancur, mekanisme kendali balon yang hancur total, dan kru pengelola balon yang terkena secara langsung, dan anggotanya terbunuh dan atau terluka.
Serangan tersebut terjadi setelah pelacakan terus menerus terhadap pergerakan balon mata-mata, yang diterbangkan oleh pendudukan Israel di atas pemukiman Akui , dengan tujuan untuk memantau dan memata-matai Lebanon, dan setelah menentukan lokasi pengelolaan, pemantauannya dan pengendaliannya.
Sementara itu, media Israel melaporkan tewasnya seorang pemukim dan terlukanya lima Israel akibat serangan Hizbullah ke Galilee Barat pada Selasa malam.
Channel 12 Israel melaporkan bahwa pemukim yang terbunuh di pemukiman Akui adalah warga yang memberikan bantuan kepada tentara setelah mereka terkena rudal anti-tank. Selanjutnya, rudal lain diluncurkan ke tempat yang sama hingga dia tewas seketika.
Di sisi lain, dua orang gugur pada Selasa malam akibat serangan sebuah drone Israel terhadapsebuah mobil di kota Tyre, Lebanon selatan.
Kantor Berita resmi Lebanon, NNA, melaporkan bahwa drone Israel menyerang sebuah mobil di jalur Tyre-Al-Hush hingga yang menggugurkan dua orang, dan ambulan kemudian mendatangi lokasi, tanpa menjelaskan siapa dua orang yang berada di dalam mobil tersebut. (mm/raialyoum)