AlQuds, LiputanIslam.com – Iran telah melancarkan serangan drone terhadap Israel, menurut pernyataan juru bicara militer Israel dalam pidato di televisi, sementara Channel 12 Israel mengumumkan dimulainya pencegatan barisan depan drone Iran di Suriah timur dan langit di atas Yordania. Gelombang ketiga drone Iran juga diluncurkan ke arah Israel.
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan, “Iran meluncurkan drone dari wilayahnya menuju Israel. Kami memantau ancaman di wilayah udara. Ini adalah ancaman yang memerlukan waktu beberapa jam untuk mencapai wilayah Negara Israel.”
“Kami bekerja sama dengan AS dan mitra kami di kawasan untuk mengambil tindakan terhadap dan mencegat peluncuran drone,” sambungnya.
Channel 12 Israel juga mengatakan bahwa Iran juga meluncurkan rudal jelajah ke arah Israel dan rudal tersebut akan tiba sebelum drone.
Dua sumber keamanan di kawasan mengatakan pertahanan udara Yordania siap mencegat dan menembak jatuh drone atau pesawat Iran yang melanggar wilayah udara Yordania.
Mereka menambahkan bahwa tentara juga dalam keadaan siaga tinggi dan sistem radar memantau aktivitas drone.
Pensiunan Jenderal Amos Yadlin mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Channel 12 Israel bahwa drone tersebut masing-masing dilengkapi dengan dua puluh kilogram bahan peledak, dan pertahanan udara Israel siap untuk menembak jatuh mereka.
Otoritas Penyiaran Israel mengutip pernyataan para pejabat Israel bahwa Iran telah memulai serangan yang diperkirakan dengan melancarkan puluhan dronemenuju Israel, dan bahwa wilayah udara Israel akan ditutup mulai tengah malam hingga pukul 07:00 waktu setempat di Tel Aviv.
Daniel Hagari mengatakan bahwa tentara Israel akan berusaha mencegah pasukan Iran mencapai Israel dan akan menangani mereka segera setelah mereka tiba.
“Tapi kami memperingatkan bahwa pertahanannya tidak akan 100%,” imbuhnya.
Televisi Iran memberitakan sesaat sebelum tengah malam bahwa serangan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah dimulai tak lama sebelumnya dengan beberapa drone terhadap sasaran di wilayah pendudukan.
Akun resmi Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengutip pernyataannya bahwa “rezim jahat akan dihukum,” mengacu pada Israel.
IRGC mengumumkan bahwa mereka melakukan operasi menggunakan drone dan rudal “sebagai tanggapan atas kejahatan entitas Zionis yang mengebom konsulat kami di Suriah.”
IRGC menambahkan, “Operasi tersebut dilakukan dengan puluhan rudal dan drone untuk menyerang sasaran tertentu di wilayah pendudukan.”
Sebelumya, sebuah tim pasukan komandoIRGC melakukan operasi pendaratan di sebuah kapal milik Israel di dekat Selat Hormuz di Teluk Persia dan merebutnya.
Kapal yang dimaksud dalam operasi ini kemungkinan besar adalah “MSC Aries”, yang dioperasikan oleh perusahaan milik miliarder Zionis Eyal Ofer, dan merupakan kapal kontainer berbendera Portugis dan terhubung dengan pangkalan Zodiac Marine Centerdi London.
Kapal ini terakhir kali berada di dekat Dubai pada hari Jumat dan sedang menuju Selat Hormuz. (mm/raialyoum/alalam)