Teheran, LiputanIslam.com – Penasihat senior Pemimpin Besar Iran, Mayjen Rahim Safavi, menyatakan tak ada lagi kedubes Israel yang aman di mana pun, dan bahwa Poros Resistensi di bawah kepemimpinan Iran akan menentukan nasib masa depan kawasan Timteng.
“Tidak ada satupun kedutaan besar entitas Zionis yang aman lagi,” tegasnya, Ahad (7/4).
Safavi menilai perang di Gaza mewakili perubahan besar dalam peristiwa, tren dan strategi di wilayah ini.
Dia juga menyebutkan bahwa Pemimpin Besar Iran telah mengancam entitas Zionis dengan tamparan yang akan membuatnya menyesali tindakannya.
“Front perlawanan sudah siap, tapi seperti apa jadinya, kita harus menunggu waktu,” sambungnya.
Dia menambahkan bahwa ketakutan dan kecemsan membayangi wilayah pendudukan, dan bahwa kaum Zionis “bermimpi kematian setiap malam”.
Secara terpisah, Ketua Dewan Permusyawatan Islam Iran, Muhammad Baqir Ghalibaf, menyatakan era intimidasi dan agresi Zionis di kawasan akan segera berakhir, dan bahwa aroma kehancuran dan kebinasaann Zionisme dapat tercium melalui reaksi mereka terhadap peristiwa operasi militer 7 Oktober.
Dia menegaskan bahwa Rezim Zionis, dengan menyerang konsulat Iran di Suriah, kembali membuktikan kepada dunia bahwa kejahatannya tidak ada batasnya dan sangat dibenci di dunia sehingga secara terang-terangan melakukan pelanggaran semua hukum internasional.
Ghalibaf menyatakan bahwa semakin banyak kejahatan yang dilakukan oleh entitas Zionis, semakin lemah kemauannya dan semakin besar tekad dan motivasi perlawanan terhadapnya, sehingga bertentangan dengan keinginannya.
Dia memastikan bangsa Iran akan menghukum entitas Zionis atas kejahatannya, dan hukuman ini akan menjadi contoh yang tegas dan keras serta akan mempercepat keruntuhan entitas tersebut.
Dia mengapresiasi partisipasi masyarakat Iran dalam aksi solidaritas Hari Quds Internasional, dan menilainya sebagai sumber dorongan bagi semua orang yang percaya pada perjuangan Palestina dan segenap pendamba keadilan di seluruh dunia.
Ghalibaf menjelaskan bahwa, dengan dukungan rakyat Iran, Republik Islam Iran akan selalu membela rakyat tertindas di dunia, khususnya rakyat Palestina , dan akan bekerja sama dengan seluruh umat Islam untuk membebaskan tempat-tempat suci. (mm/alalam)