Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menegaskan bahwa Israel “akan menerima pukulan” setelah serangan udara terhadap konsulat Iran di Damaskus, yang menggugurkan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, dua di antaranya adalah berpangkat brigjen.
Dalam pidatonya di depan para pejabat senior di Teheran, Rabu (3/4), Ayatullah Khamenei mengatakan, “Kekalahan entitas Zionis di Gaza akan terus berlanjut, dan entitas penjajah itu sedang menuju kebinasaaan dan kehancuran.”
Dia menambahkan, “Upaya putus asanya, termasuk tindakannya baru-baru ini di Suriah, tidak akan menyelamatkannya dari kekalahan ini. Tidak ada keraguan, para penjahat ini akan menerima tamparan atas tindakan itu.”
Pemimpin Besar Iran menyebutkan kejahatan Rezim Zionis berupa genosida, pembantaian massal, dan serangan terhadap perempuan, anak-anak, pasien, dan rumah sakit, sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam periode terakhir sejarah.
“Kejahatannya begitu besar sehingga bahkan orang yang tumbuh dalam budaya Barat, Eropa dan Amerika juga menyatakan keberatan,” ujarnya.
Ayatullah Khamenei menilai Israel dalam perang yang telah berlangsung enam bulan telah gagal dalam dua hal.
“Kegagalan pertama mereka terjadi pada 7 Oktober dan Badai Al-Aqsa, ketika entitas yang mengklaim menguasai bidang intelijen dan militer ternyata mengalami kegagalan intelijen yang sangat besar di depan kelompok resistensi yang memiliki sumber daya yang terbatas, dan kegagalan serta skandal entitas Zionis ini tidak pernah tertebuskan,” tuturnya.
Pemimpin Revolusi Islam ini menganggap kegagalan kedua Zionis sebagai kegagalan mencapai tujuan dalam serangannyaterhadap Gaza.
Dia juga menyebutkan bahwa Rezim Zionis menikmati dukungan militer, keuangan dan politik AS secara komprehensif, termasuk hak untuk memveto resolusi internasional dan kebohongan mereka mengenai resolusi terbaru yang tidak mengikat.
“Meskipun ada semua dukungan ini, Rezim Zionis belum mampu mencapai satu pun tujuan mereka,” ungkapnya.
Ayatullah Khamenei melanjutkan, “Mereka ingin melenyapkan perlawanan, khususnya gerakan Hamas, sementara saat ini Hamas, Jihad Islam, dan faksi perlawanan di Gaza, meski menanggung beban kesulitan, masih dapat mengarahkan serangan ke entitas penjajah.”
Ayatullah Khamenei mengumbau masyarakat untuk turun ke jalan dalam peringatan Hari Al-Quds Sedunia.
Khamenei mengatakan, “Selama beberapa tahun terakhir, negara-negara Islam telah memperingati Hari Al-Quds Sedunia, dan besar kemungkinan tahun ini Hari Al-Quds juga akan diperingati di negara-negara non-Islam.”
Dia mengungkapkan harapannya bahwa akan tiba saatnya “dunia Islam akan dapat merayakan kehancuran entitas Zionis.” (mm/alalam/raialyoum)