Beirut, LiputanIslam.com – Gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon melancarkan serangan balasan baru terhadap situs-situs militer Israel di utara wilayah pendudukan Palestina demi membela rakyat tertindasPalestina di Jalur Gaza.
Hizbullah pada hari Rabu (3/4) menyatakan bahwa serangan rudalnya menyasar pangkalan dan perkumpulan pasukan pendudukan Israel.
“Untuk mendukung keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan untuk mendukung perlawanan mereka yang gagah berani dan terhormat, para pejuang perlawanan Islam di Lebanon melancarkan serangan rudal pada hari Rabu pukul 08:50 terhadap situs al-Raheb dan perkumpulan tentara musuh di sekitarnya,” ungkap Hizbullah.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa para pejuang Hizbullah telah menggempur “pos komando rahasia baru di belakang Barak Branit” dengan rudal.
Sementara itu, para pejuang Resistensi Islam Irak (IRI) telah menyerang Bandara Haifa Israel sebagai pembalasan atas perang rezim Tel Aviv terhadap orang Palestina di Jalur Gaza.
Dalam sebuah pernyataan singkat, IRI mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak pada Rabu pagi terhadap fasilitas tersebut.
IRI menyebut serangan itu “termasuk dalam rangka operasi tahap kedua terhadap rezim pendudukan Israel.”
“Hal ini dilakukan untuk mendukung warga Palestina di Gaza, dan sebagai pembalasan atas pembantaian yang dilakukan entitas Zionis terhadap warga sipil Palestina yang tak berdaya,” ungkapnya.
IRI kembali menegaskan pihaknya akan terus “menghancurkan benteng musuh.” (mm/presstv)