Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menyatakan bahwa seandainya negara-negara Islam mengindahkan Al-Quran, maka Israel tidak akan berani melakukan kejahatan seperti yang terjadi sekarang terhadap bangsa Palestina.
“Seandainya negara-negara Islam mengindahkan Al-Quran, entitas Zionis saat ini tidak akan berani melakukan semua kejahatan ini,” ungkapnya.
“Seandainya negara-negara Islam percaya sepenuhnya kepada Al-Quran, dan umat Islam tidak mempercayai Amerika dan kekuatan arogan global, melainkan mengikuti ayat-ayat suci Al-Quran yang memberi kehidupan, maka kondisi masyarakat Gaza dan Palestina akan berbeda dengan sekarang. Entitas Zionis mengeksploitasi perbedaan antara negara-negara Islam,” sambungnya.
Presiden Raisi juga menyebutkan bahwa konstitusi Iran menyerukan pembelaan kaum tertindas dan kegusaran terhadap para penindas.
“Mendukung dan membela kaum tertindas, inilah pendirian Republik Islam Iran dalam membela kaum tertindas di Gaza dan Palestina,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Politik Gerakan Jihad Islam Palestina, Ziad al-Nakhalah, dalam kunjungannya ke Iran mengatakan, tidak akan mudah bagi rakyat Palestina untuk berdiri teguh tanpa dukungan Iran.
Dia juga mengatakan, “Republik Islam telah mendukung rakyat Palestina sejak kemenangan revolusinya, dan mereka telah membayar akibatnya.” (mm/raialyoum)