Beirut, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon pada hari Jumat (22/3) merilis rekaman video operasi serangannya yang menyasar sebuah posisi pasukan intelijen militer Israel di pemukiman Metulla di wilayah utara Palestina pendudukan.
Video itu merekam detik-detik peluncuran rudal ke arah unit pemukiman yang mereka tuju hingga kemudian terlihat ledakan besar pada target.
Hizbulllah gencar menyerang posisi-posisi dan tempat kerumunan tentara pendudukan Zionis, sebagai bentuk dukungan kepada rakyat dan para pejuang Palestina di Jalur Gaza sekaligus sebagai tanggapan atas serangan pasukan Zionis terhadap desa-desa di selatan dan rumah-rumah warga sipil.
#بالفيديو |مشاهد من عملية استهداف #المقاومة_الإسلامية نقطة تموضع لقوة استخبارات عسكرية إسرائيلية في مستوطنة المطلة.#الميادين_لبنان #الميادين pic.twitter.com/THYPkcqgvN
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) March 21, 2024
Sehari sebelumnya, Hizbullah mengumumkan pihaknya juga telah menggempur titik posisi pasukan intelijen militer Israel di pemukiman Metulla hingga menyebabkan sejumlah anggota pasukan itu tewas Hizbullah juga melancarkan serangan artileri terhadap pasukan Israel yang sedang memasuki barak Zarait .
Dalam operasi terpisah, mereka menghancurkan bangunan yang digunakan oleh tentara pendudukan di permukiman Ramot Naftali , permukiman Zarait , pemukiman Nato’a , dan permukiman Avivim , di Al-Malikiyah.
Gencarnya serangan Hizbullah membuat permukiman di wilayah utara Palestina pendudukan ditinggalkan oleh warga Zionis sejak lebih dari lima bulan yang lalu.
Media Israel mengutip pernyataan kepala otoritas lokal di pemukiman Kiryat Shmona bahwa 40% pemukim yang melarikan diri dari utara mengaku tidak akan kembali ke sana. (mm/alalam)