Gaza, LiputanIslam.com – Tentara pendudukan Zionis Israel pada hari Senin (23/1) mengakui tewasnya tiga perwiranya dan terlukanya tiga tentara lain dalam pertempuran di Khan Yunis di bagian selatan Jalur Gaza.
Media Israel menyebut hari itu “sangat sulit,” dan menjelaskan bahwa para perwira yang tewas berasal dari Batalyon 202 Brigade Pasukan Terjun Payung.
Media Israel mempublikasikan nama tiga orang yang tewas: Mayor David Nati Al-Fassi, wakil komandan batalion, Mayor Eli Levy, seorang komandan kompi di batalion, dan Kapten Eyal Mabaruch Tuito, seorang komandan peleton di batalion.
Dengan terbunuhnya para perwira itu maka jumlah kematian tentara Israel yang diumumkan sejak dimulainya pertempuran darat di Jalur Gaza bertambah menjadi 200 orang, dan menjadi 535 orang sejak dimulainya perang.
Sebelumnya di hari yang sama media Israel mengakui bahwa 405 tentara Israel terluka parah sejak awal perang, dan situs Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa hingga Senin pagi sebanyak 233 tentara dirawat di rumah sakit, 48 di antaranya dalam kondisi parah.
Namun demikian, patut dicatat bahwa video-video yang disiarkan oleh kelompok perlawanan Palestina yang mendokumentasikan target-targetnya menunjukkan bahwa jumlah sebenarnya yang tewas dan terluka di pihak tentara Israel jauh lebih tinggi daripada yang dipublikasikan Israel, karena institusi militer Israel memperketat kendalinya atas perilisan jumlah yang sebenarnya sebagai upaya menyembunyikan besarnya kerugian yang dideritanya. (mm/almayadeen)