Sanaa, LiputanIslam.com – Pasukan AS dan Inggris dilaporkan telah melancarkan dua serangan di provinsi Hodeidah di Yaman barat setelah pasukan Yaman kembali menyerang kapal AS.
Media kelompok pejuang Ansarullah, TV Al-Masirah, pada Jumat malam (19/1) memberitakan, “Agresi Amerika-Inggris menyerang daerah Jabana di Hodeidah dengan dua serangan.”
Sementara itu, tokoh Ansarullah Ali Al-Qahum menyatakan serangan itu dilakukan melalui dua serangan udara , tanpa rincian lebih lanjut.
Laporan itu tidak menyebutkan dampak serangan itu dan sejauh ini belum ada komentar langsung dari pasukan AS atau Inggris.
Wilayah Jabana di utara kota Hodeydah disebut-sebut daerah penting karena mencakup kamp pertahanan udara Angkatan Bersenjata Yaman kubu Sanaa.
Sebelumnya di hari yang sama, tentara Yaman mengumumkan pelaksanaan operasi penargetan terhadap kapal Amerika (Kim Ranger) di Teluk Aden.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataannya bahwa operasi tersebut dilakukan oleh Angkatan Laut Yaman dengan sejumlah rudal maritim yang sesuai, dan serangannya akurat dan langsung mengena target.
Saree menambahkan bahwa operasi tersebut dilancarkan sebagai bagian dari upaya Yaman membela rakyat Palestina yang diperangi habis-habisan oleh di Jalur Gaza, dan sebagai respon terhadap agresi AS-Inggris terhadap Yaman.
Dia menekankan bahwa “tanggapan terhadap serangan Amerika dan Inggris pasti akan terjadi, dan setiap serangan baru tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan dan hukuman.”
Saree juga menegaskan kelanjutan lalu lintas navigasi di Laut Arab dan Laut Merah ke semua tujuan di seluruh dunia kecuali pelabuhan-pelabuhan Israel, dan karena itu pencegahan terhadap kapal-kapal Israel atau kapal-kapal menuju pelabuhan-pelabuhan Israel akan terus dilakukan sampai agresi Israel di Gaza berhenti dan blokade terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dicabut.
Selama sekitar satu minggu, pasukan ASdan Inggris telah melancarkan serangan dari waktu ke waktu yang mereka katakan menyasar “situs Houthi” di berbagai wilayah di Yaman.
Ketegangan di Laut Merah telah memasuki fase eskalasi yang luar biasa sejak pasukan Yaman pada tanggal 9 Januari secara langsung menyerang sebuah kapal AS, setelah mereka menyerang kapal-kapal kargo yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Israel, atau mengangkut barang ke dan dari Israel.
Pada tanggal 12 Januari, AS dalam pernyataan bersama 10 negara mengumumkan bahwa “sebagai tanggapan atas serangan Houthi terhadap kapal komersial di Laut Merah, angkatan bersenjata Amerika dan Inggris melakukan serangan bersama terhadap sasaran di wilayah yang dikuasai oleh Houthi di Yaman.” (mm/raialyoum/alalam)