Gaza, LiputanIslam.com – Sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa 48 tentara Israel tewas, puluhan lainnya terluka dengan berbagai tingkat, dan 35 kendaraan militer hancur dalam pertempuran di Jalur Gaza selama empat hari terakhir.
“Selama empat hari terakhir, mujahidin Al-Qassam mampu menghancurkan 35 kendaraan militer secara total ataupun parsial,” ungkap Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan di Telegram pada hari Ahad (24/12)
Al-Qassam menambahkan; “Mujahidin kami mengkonfirmasi terbunuhnya 48 tentara Zionis dan melukai puluhan orang dengan berbagai tingkat cedera, serta pelaksanaan 24 misi militer di mana pasukan Zionis yang menyerang menjadi sasaran peluru dan perangkat anti-benteng dan individu , bentrok dengan mereka dari jarak nol, dan menargetkan tim penyelamat mereka.”
Al-Qassam menyebutkan; “Dua terowongan di unit Yahloum dan sebuah ladang ranjau dipasang sebagai jebakan di dalam kendaraan tentara pendudukan.”
Menurut pernyataan itu, para pejuang Al-Qassam juga melakukan “enam operasi penembak jitu yang membidik tentara musuh, dan mereka juga membombardir markas besar, ruang komando lapangan, dan konsentrasi militer dengan mortir dan rudal jarak pendek di semua lini pertempuran di Jalur Gaza.”
Al-Qassam juga menyatakan militannya “menghujani kota Tel Aviv di pusat entitas tersebut dengan serangan rudal.”
Tentara Israel belum mengeluarkan komentar apa pun mengenai angka-angka yang disebutkan dalam pernyataan Al-Qassam.
Sebelumnya di hari yang sama, tentara Israel mengumumkan keterbunuhan seorang perwiranya dalam pertempuran di Jalur Gaza utara, sehingga jumlah korban tewas menjadi 15 dalam 24 jam terakhir.
Tentara Israel juga mengumumkan pada Ahad malam penemuan mayat lima tawanan Israel yang terbunuh di Jalur Gaza, sehari setelah Brigade Al-Qassam mengumumkan hilangnya kontak dengan kelompok yang bertanggung jawab atas jumlah tawanan yang sama, akibat serangan udara Israel, dan Al-Qassam menduga kuat tawanan itu terbunuh.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan oleh juru bicara militer, Daniel Hagari, di markas besar Kementerian Pertahanan di Tel Aviv.
Hagari mengatakan bahwa pasukan Israel “menemukan jaringan terowongan di daerah Jabalia, utara Jalur Gaza, dan menemukan lima mayat tawanan Israel yang terbunuh di sana.” (mm/rayalyoum)