Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Media AS Sebut IDF Masih Jauh dari Keberhasilan Melumpuhkan Hamas

Published 14/12/2023 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –  Surat kabar Amerika Serikat (AS) Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa kekalahan Israel baru-baru ini di medan perang di Gaza menunjukkan bahwa tujuan yang segalanya bagi  tentara Israel, yaitu menumpas Hamas atau melumpuhkan kemampuan faksi ini menyerang Israel, “masih sulit dijangkau,” bahkan di bagian utara  Jalur Gaza sekalipun, yang telah menjadi fokus utama aksi militer Israel sejak awal perang.

Laporan tersebut menyatakan bahwa peningkatan jumlah kematian tentara Israel “mencerminkan pergeseran taktik perang militer,” dengan fokus yang lebih besar pada pertempuran perkotaan dan darat.

Mengutip pernyataan mantan pejabat intelijen Israel, Shalom Ben Hanan, WSJ menyebutkan; “Berperang dari rumah ke rumah dan memeriksa segala sesuatunya dari dekat alih-alih menghancurkannya dari jauh, harus dibayar mahal oleh pasukan Israel. Di dalam kalangan militer dan keamanan, beberapa orang mulai meragukan strategi tersebut”.

Ben Hanan mengaku “sudah mendengar kritik bahwa segala sesuatunya tidak baik, dan kita harus berperang secara berbeda, kita harus berperang dengan cara yang lebih aman bagi tentara Israel.”

WSJ melaporkan demikian  setelah tentara Israel pada hari Rabu (13/12), mengumumkan tewasnya 10 tentara, sebagian besar dari mereka adalah perwira, termasuk seorang komandan divisi di Brigade Golani, dan seorang komandan berpangkat  kolonel di Brigade Yiftah, dalam penyergapan Brigade Al-Qassam di Shujaiya, Gaza, yang juga melukai 21 tentara Zionis dalam pertempuran di Gaza selama 24 jam terakhir.

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Herzi Halevy, mengatakan bahwa insiden Shujaiya adalah “kejam, dan apa yang terjadi kemarin sangatlah berat.”

Secara terpisah, komandan IDF di wilayah selatan, Mayjen Yaron Winkelman, mengevaluasi situasi  bersama para komandan brigade di lapangan, dan kemudian mengatakan kepada para prajurit Brigade Golani, yang menghadapi serangan para pejuang Palestina di lingkungan Shujaiya,  bahwa harga yang harus dibayar memang sangat tinggi dan terdapat tantangan besar.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengutip pernyataan sumber-sumber  militer bahwa “pertempuran di Shujaiya sangat berdarah,” dan menekankan “tidak mungkin menghancurkan batalion Shujaiya yang berafiliasi dengan Hamas dengan melakukan pemboman dari udara.”

Sementara itu, hasilh jajak pendapat di kalangan warga Palestina, yang dilakukan oleh Associated Press (AP) selama masa perang dan diterbitkan pada hari Rabu, menunjukkan peningkatan dukungan kepada Hamas dan penolakan yang sangat besar terhadap Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Survei AP dilakukan mulai 22 November hingga 2 Desember dengan  melibatkan 1.231 orang di Tepi Barat dan Gaza.

Para pekerja survei melakukan 481 wawancara pribadi dengan warga Palestina di Gaza selama gencatan senjata, yang berlangsung selama seminggu dan berakhir pada 1 Desember.

44% responden di Tepi Barat mengaku mendukung Hamas, padahal hanya 12% yang mengaku demikian pada bulan September. Di Gaza, Hamas mendapatkan dukungan dari 42% responden, sedikit meningkat dari 38% pada tiga bulan lalu.

Pada saat yang sama, 57% responden di Gaza dan 82% di Tepi Barat meyakini Hamas benar dalam melancarkan serangan pada bulan Oktober, menurut jajak pendapat tersebut.

Jajak pendapat itu  juga menunjukkan bahwa 88% responden menginginkan Abbas mengundurkan diri, meningkat 10 poin persentase dari tiga bulan lalu, dan di Tepi Barat, 92% menyerukan pengunduran dirinya. (mm/almayadeen)

Baca juga:

Jubir Brigade Al-Quds: Kami Bunuh Puluhan Tentara Zionis, Kami Pantang Menyerah

Media Israel Sebut Kerugian di Utara Menyakitkan, Hizbullah Tentukan Volumenya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account