AlQuds, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan rasa sakit yang ditimbulkan oleh Hizbullah di kalangan warga Israel di utara, karena kerusakan rumah mereka akibat pemboman , dan menyatakan bahwa Hizbullah menentukan volume rasa sakit itu.
Koresponden saluran Israel Kan di utara, Han Biar, Selasa (12/12), mengatakan bahwa konfrontasi antara pasukan Israel dan Hizbullah “tampaknya lebih menyakitkan bagi penduduk di utara, terutama mereka yang dievakuasi, akibat kerusakan yang terjadi pada rumah mereka.”
Dia mencontohkan, dua rumah rusak di pemukiman Baram dan sejumlah besar rumah lainnya di pemukiman Metula pada hari Selasa.
Dia menyatakan bahwa kerusakan rumah menciptakan perasaan yang sangat keras bagi Israel, “terutama karena Hizbullah masih menjadi pihak yang menentukan tarafnya.”
Sebelumnya, koresponden Channel 13 Israel, Shlomi Eldar, mengatakan bahwa pemukiman “Metula, Shtula, Kiryat Shmona, dan pemukiman lain yang berdekatan dengan perbatasan dengan Lebanon selalu berada dalam jangkauan rudal Hizbullah,” dan menyebut apa yang terjadi di Israel utara sebagai “perang rudal melawan perisai baja”.
“Hizbullah hadir di dekat perbatasan, dan semakin banyak meluncurkan rudal anti-lapis baja,” ujarnya. Dia menambahkan penembakan “terhadap posisiposisi Israel menjadi lebih akurat dan berbahaya, dan merupakan ancaman besar karena sirene Israel tidak efektif melawan mereka.”
Eldar menyatakan bahwa Hizbullah Senin lalu menembakkan rudal yang mengenai 15 sasaran di Metula, sementara koresponden saluran Kan Israel di utara mengatakan bahwa Hizbullah menggempur Metula untuk mempertahankan persamaan, yang diumumkan sebelumnya, yaitu “sipil (warga Lebanon) dibayar sipil (pemukim Zionis Israel)” .
Sementara itu, Yossi Levit, wakil pejabat keamanan militer di pemukiman Metula dalam sebuah wawancara dengan saluran Kan mengatakan, “Kami belum pernah mengalami serangan Hizbullah yang terjadi di Metulla, bahkan di Perang Lebanon Kedua.”
Media Israel melaporkan lagi bahwa “Hizbullah masih berada di atas angin di wilayah utara.” (mm/almayadeen)