Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan bersenjata Yaman, Selasa (12/12) merilis pernyataan yang menegaskan bahwa angkatan lautnya telah merudal kapal tanker minyak Strinda milik Norwegis. Angkatan Bersenjata Yaman melalui jubirnya, Brigjen Yahya Saree, menjelaskan bahwa tanker itu diserang karena tak mengindahkan peringatan dari Angkatan Laut Yaman.
Berikut ini pernyataan yang dirilis oleh Angkatan Bersenjata Yaman:
Dirilis oleh Angkatan Bersenjata Yaman: Bismillahiirahmanirrahim. Allah Swt berfirman;
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. 47: 7)
Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.
Demi membela bangsa Palestina yang teraniaya dan sedang menjadi sasaran aksi pembunuhan, penghancuran dan blokade di Jalur Gaza, dan demi merespon panggilan dari kaum berjiwa merdeka bangsa Palestina yang besar serta umat kami, Angkatan Laut (AL) Yaman telah melancarkan operasi militer terhadap kapal Strinda milik Norwegia yang mengangkut minyak dan berlayar menuju entitas Israel. Kapal itu telah diserang dengan rudal maritim yang tepat.
Angkatan Bersenjata Yaman dalam dua hari terakhir telah berhasil mencegah melintasnya beberapa kapal yang merespon peringatan AL Yaman.
https://www.youtube.com/watch?v=p84hIQLetjg
Kapal Norwegia yang mengangkut minyak itu diserang tak lain setelah awaknya menolak semua seruan peringatan.
Angkatan Bersenjata Yaman tak ragu-ragu menyerang kapal manapun yang menyalahi pernyataan-pernyataan yang telah diumumkan sebelumnya.
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan kontinyitasnya melarang kapal negara manapun yang berlayar menuju entitas Israel dari jalur pelayaran Laut Arab dan Laut Merah sampai dimasukkannya (ke Jalur Gaza) bahan makanan dan obatan-obatan yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kami yang teguh di Jalur Gaza.
Allah menjadi saksi apa yang kami katakan. Sanaa, 29 Jumadil Awal 1445 H/12 Desember 2023.
(mm/sahara)