Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataannya pada hari Rabu (6/12) menyatakan mereka telah menyerang kota Eilat (Umm al-Rashrash) di bagian selatan Palestina pendudukan (Israel).
Mereka bersumpah akan terus melanjutkan operasi militer anti-Israel serta mencegah kapal-kapal Israel berlayar di Laut Merah dan Laut Arab sampai agresi rezim Zionis itu terhadap Gaza berhenti.
Sebelumnya, Israel mengaku telah menembak jatuh satu rudal balistik di atas Laut Merah dengan menggunakan sistem udara Arrow. Peristiwa ini memicu raungan sirene di Eilat, meskipun dikatakan bahwa rudal tersebut tidak memasuki wilayah udara wilayah pendudukan.
Secara terpisah, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada media Barat bahwa mereka telah menembak jatuh drone Yaman yang terbang menuju Israel.
Secara terpisah, badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan telah menerima laporan tentang insiden yang melibatkan drone di Laut Merah, sebelah barat pelabuhan Hudaydah, Yaman.
Pasukan Yaman telah meluncurkan beberapa rudal balistik dan drone ke wilayah pendudukan Israel sejak awal perang Israel di Gaza pada bulan Oktober.
Angkatan bersenjata Yaman pada Ahad lalu mengatakan bahwa mereka menembakkan rudal ke dua kapal Israel di Laut Merah.
Pada tanggal 19 November, Angkatan Laut Yaman menyita kapal komersial yang diyakini milik seorang pengusaha besar Israel yang terkait Israel. (mm/presstv)
Baca juga:
AS Upayakan Pembentukan Koalisi Militer untuk Hadapi Pasukan Yaman
Netanyahu dan Tentara Israel Berselisih Soal Di Mana Yahya Sinwar Berada