NewYork, LiputanIslam.com – Wakil Tetap Iran di PBB Amir Saeed Iravani memastikan negaranya akan memberikan tanggapan tegas jika ada ancaman terhadap keamanan dan kepentingan nasionalnya.
Dalam pidatonya pada pidato di sesi Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Asia Tengah dan Suriah pada hari Senin (30/10), Iravani menanggapi tuduhan perwakilan Amerika Serikat (AS) di PBB terhadap Iran dalam pertemuan tersebut.
Iravani mengatakan Iran secara konsisten menjunjung tinggi komitmennya untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan di kawasan.
“Efektivitas upaya anti-terorisme Iran, khususnya terhadap kelompok teroris seperti ISIS, terbukti bagi semua orang,” sambungnya.
Dia balik menuding AS “berusaha meningkatkan eskalasi” di kawasan.
“Jika mendapat ancaman, serangan, atau agresi yang membahayakan keamanan, kepentingan nasional, atau rakyatnya, Iran tidak akan ragu untuk menggunakan hak-hak yang melekat di dalamnya berdasarkan hukum internasional dan Piagam PBB untuk merespons dengan tegas,” lanjutnya.
Dia juga menyinggung peran AS dalam agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 8.300 warga Gaza, yang sebagian besarnya adalah perempuan dan anak-anak.
Iravani mengatakan AS berupaya meningkatkan eskalasi di wilayah pendudukan “dengan secara terang-terangan bersekutu dengan agresor dan menjadi rakyat Palestina yang tidak bersalah sebagai tumbal.”
“AS dan beberapa negara Barat berupaya menyamakan terorisme dengan resistensi Palestina dan hak rakyat Palestina untuk membela diri dan menentukan nasib sendiri, berupaya memberikan rezim pendudukan Israel hak yang tidak adil untuk membela diri,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa meskipun dukungan AS kepada Israel dan agresi pun menjadi bagian dari masalah di Jalur Gaza, tujuan utama Iran adalah menghindari eskalasi di kawasan.
“Itulah sebabnya Iran menyelaraskan diri dengan komunitas internasional dalam mendukung seruan untuk segera mengakhiri agresi militer Israel yang tiada henti, menetapkan gencatan senjata, dan memberikan akses tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang membutuhkan di Jalur Gaza,” pungkas Iravani. (mm/presstv)
Baca juga: