Kairo, LiputanIslam.com – Media Israel mengomentari slogan-slogan para demonstran Mesir yang menyerukan kepada Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah, agar menggempur Tel Aviv.
Slogan itu dipekikkan dalam unjuk rasa puluhan ribu orang pada hari Jumart (21/10) ketika mereka keluar dari Masjid Al-Azhar, Kairo, di mana massa mengecam pembantaian yang dilakukan oleh tentara pendudukan Israel di Jalur Gaza.
Para pegiat media sosial menyebarkan video para demonstran menyerukan Sayid Nasrallah untuk menyerang Israel, dan kemudian Channel 12 Israel menyebutnya sebagai peristiwa yang “belum pernah terjadi sebelumnya.”
فيديو متداوَل: شبّان مصريون يهتفون للسيد حسن نصر الله في #مصر خلال تظاهرة نصرة لـ #غزة#طوفان_الأقصى #الثورة_الكبرى #فلسطين pic.twitter.com/h8U4xxAxuA
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) October 20, 2023
Saluran itu menyebut Israel “sedang menghadapi gunung berapi,” dan menyatakan, “Pertempuran tidak hanya akan terjadi di jalan-jalan Gaza, melainkan juga akan ada pertempuran lain di jalan-jalan Kairo, Amman, dan tempat-tempat lain.”
Menyusul seruan para petinggi Hamas, umat Islam di berbagai negara Arab, Islam dan lain-lain, terutama di ibu kota masing-masing, menggelar unjuk rasa akbar mengutuk kejahatan tentara Israel di Jalur Gaza, sejak operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober, yang telah menjatuhkan korban gugur lebih dari 4.000 dan korban luka 13.000 orang serta menghancurkan dan merusak setidaknya 30 persen rumah dan tempat tinggal. (mm/almayadeen)
Baca juga: