AlQuds, LiputanIslam.com – Pasukan Israel telah menyerang jamaah Palestina di Bab as-Silsila, salah satu pintu masuk utama ke komplek Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) Timur.
Pasukan Israel memberlakukan langkah-langkah keamanan yang ketat pada hari Minggu (17/9), dengan mengusir jamaah dari Masjid Al-Aqsa dan mengintensifkan kehadiran mereka di sekitarnya, menolak akses bagi warga Palestina yang berusia di bawah 50 tahun. Semua itu dilakukan pasukan Israel demi membuka jalan bagi pemukim Israel pada Rosh Hashanah, Tahun Baru Yahudi
Untuk merayakan Rosh Hashanah, ratusan warga ultranasionalis Israel menyerbu halaman Al-Aqsa melalui Gerbang Al-Maghariba di bawah perlindungan pasukan Israel.
Departemen Wakaf Islam Al-Quds mengkonfirmasi bahwa tentara Zionis Israel berupaya membersihkan komplek tersebut sebelum serangan pemukim.
Kelompok pemukim Israel menyerukan akses tanpa batas ke kompleks tersebut untuk merayakan Rosh Hashanah di tempat yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.
Sejumlah jamaah Muslim berkumpul di tempat suci tersebut setelah salat subuh untuk menolak pelecehan dan gangguan yang dilakukan oleh pemukim Israel.
Pasukan Israel menyerang secara fisik dan memukuli tiga jamaah , termasuk seorang pria lanjut usia dan seorang wanita lanjut usia, di dekat Bab as-Silsila, dan ketiga orang tersebut keberatan dengan pemukim Israel yang meniup terompet di pintu masuk Al-Masjid Aqsa.
Dua pria ditangkap di dalam komplek dan dipindahkan ke tujuan yang tidak diketahui. (mm/almayadeen/wafa)
Baca juga: