Teheran, LiputanIslam.com – Teheran berhasil menggagalkan rencana sabotase terbesar dinas rahasia Israel , Mossad, terhadap industri pertahanan Iran.
Kementerian Pertahanan Iran mengumumkan hal itu pada hari Kamis (31/8) menjelaskan bahwa jaringan agen Mossad berusaha memasukkan suku cadang yang cacat ke dalam produksi rudal canggih.
Disebutkan bahwa “rencana sabotase terbesar” terhadap industri rudal, penerbangan dan ruang angkasa Kementerian Pertahanan Iran telah dinetralisir, dan bahwa agen mata-mata rezim Zionis dan pengikut globalnya berada di balik rencana tersebut dengan tujuan merugikan kekuatan pertahanan Iran.
Seorang pejabat di Organisasi Intelijen Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa “karena efektivitas kekuatan rudal Iran” dalam menciptakan pencegahan terhadap ancaman musuh, industri rudalnya selalu menjadi target upaya kotor agen spionase musuh.
Dia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, proyek intelijen dan keamanan berlapis telah dirancang dan dilaksanakan dengan kedok pembelian suku cadang untuk mengelabui badan mata-mata musuh.
Pasukan intelijen Iran berhasil membubarkan jaringan profesional yang berencana memasukkan “bagian-bagian yang rusak dan lengkap” untuk digunakan dalam produksi rudal canggih di kementerian pertahanan, tambah sumber itu.
“Di bawah perintah langsung dari Mossad, jaringan ini, dengan menjual suku cadang yang dilengkapi, bermaksud mengubah rudal yang diproduksi menjadi alat peledak untuk membahayakan lini industri dan karyawan yang bekerja di bidang ini,” terang pejabat itu.
Dia memastikan Rezim Zionis Israel sangat terpukul oleh pembongkaran jaringan sabotase itu, dan orang-orang berada di balik rencana makar itu telah diidentifikasi dan ditangkap.
Mossad telah meningkatkan aktivitas spionasenya dalam beberapa tahun terakhir dan terlibat dalam perang terselubung terhadap Iran. Musuh-musuh Iran, terutama Israel dan Amerika Serikat, juga terlibat dalam upaya memata-matai dan menyabotase industri pertahanan dan nuklir Iran.
Iran dalam beberapa bulan terakhir telah menangkap beberapa anggota jaringan mata-mata yang berafiliasi dengan dinas rahasia asing.
Pada bulan Juli lalu, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan pihaknya telah menangkap jaringan agen Mossad yang memasuki Iran untuk melakukan serangan teror di situs-situs sensitif.
Dinyatakan bahwa orang-orang bayaran yang telah dicokok itu semula bermaksud meledakkan situs militer sensitif di Iran dengan bom berdaya ledak tinggi, namun mereka teridentifikasi dan ditangkap oleh pasukan keamanan sebelum sempat melancarkan aksinya. (mm/fna)
Baca juga: