Teheran, LiputanIslam.com – Kementerian Intelijen Iran mengumumkan bahwa pasukan keamanan negara ini di berbagai provinsi telah membubarkan kelompok teroris besar yang berafiliasi dengan Rezim Zionis Israel dan berencana melakukan operasi sabotase di Iran.
Kementerian intelijen, Rabu (30/8), merilis sebuah pernyataan yang menyebutkkan bahwa pasukan keamanan telah menahan 14 teroris dan menemukan 43 bom berkekuatan besar, dan bahwa sel-sel lain yang berafiliasi dengan organisasi teroris yang sama juga menjadi target operasi pengamanan di beberapa provinsi.
Kementerian menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi jaringan teroris Zionis yang besar di empat provinsi Iran, menindak kelompok tersebut, dan menangkap beberapa militan.
Para teroris itu ditangkap di empat provinsi Khuzestan, Mazandaran, Kermanshah dan Sistan dan Baluchistan.
Pada akhir Juli, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan bahwa pasukan keamanan telah membubarkan tim teroris yang disponsori oleh agen mata-mata Israel Mossad yang berencana meledakkan makam Letnan Jenderal Qassem Soleimani di provinsi Kerman.
Kementerian Intelijen saat itu menjelaskan bahwa pasukan keamanan telah menangkap anggota “jaringan teroris yang luas”, yang berencana melakukan berbagai serangan teroris di seluruh negeri, dan mereka terhubung melalui “lingkaran teroris di Denmark dan Belanda” dengan agen mata-mata Israel.
Kementerian intelijen menyatakan bahwa para teroris itu merencanakan kegiatan sabotase di enam provinsi di Iran yaitu Teheran, Kerman, Esfahan, Kohgilouyeh dan Boyer Ahmad, Kurdistan dan Mazandaran. (mm/fna)
Baca juga: