Nablus, LiputanIslam.com – Pasukan Israel telah membunuh dua lagi orang Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat, hanya sehari setelah pasukan Zionis itu menembak mati tiga pemuda di wilayah yang sama.
Kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan bahwa penembakan terjadi selama konfrontasi antara warga lokal Palestina dan pasukan Israel yang masuk ke kamp pengungsi al-Ain, sebelah barat Nablus, dan mengepung sebuah rumah pada Rabu pagi.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa korban, yang diidentifikasi sebagai Mohammed Abd al-Hakim Nada, 23 tahun, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, dan tak lama kemudian dinyatakan meninggal.
Dalam sebuah pernyataan terbaru pada dini hari ini, Kamis (27/7), Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa seorang bocah Palestina gugur ditembak pasukan Zionis Israel di kota Qalqilya, Tepi Barat.
Dalam pernyataan singkatnya itu, Kementerian Kesehatan Palestina tidak menyebutkan rincian lebih lanjut, namun media Palestina melaporkan bahwa bentrokan terjadi setelah pasukan Israel menyerbu sebuah lingkungan di kota tersebut.
Pada hari Selasa, tiga orang Palestina ditembak mati oleh militer Israel di Nablus.
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) yang berbasis di Gaza kemudian mengumumkan bahwa tiga korban itu adalah anggotanya.
“Kematian tiga pemuda Palestina ini tidak melemahkan perlawanan (terhadap Israel), dan pemuda kami akan terus berada di jalan sampai mereka mencapai tujuan mereka,” tegas Hamas.
Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan meningkat di Tepi Barat di mana militer Israel melakukan serangan hampir setiap malam, dan pihak Palestina pun berusaha melawannya.
Lebih dari 200 warga Palestina gugur syahid di tangan pasukan Zionis Israel sejak awal tahun ini. (mm/wafa/raialyoum)
Baca juga:
Pasukan Zionis Bunuh Tiga Pemuda Palestina di Tepi Barat
Sekjen Jihad Islam: Hizbullah akan Ikut Bertempur Bersama Palestina Melawan Israel