
Ramallah, LiputanIslam.com – Seorang warga Palestina telah ditembak mati di sebuah desa di Tepi Barat yang diserang oleh warga pemukim Zionis Israel, sehari setelah orang-orang bersenjata Hamas membunuh empat orang Israel ketika kekerasan meningkat di wilayah pendudukan.
Omar Qattin, 27 tahun, gugur ketika ratusan pemukim Israel menyerbu desa Turmus Ayya dan membakar puluhan mobil dan rumah pada hari Rabu (21/6).
Qattin adalah ayah dari dua anak dan bekerja sebagai tukang listrik untuk daerah setempat.
“Dia hanya berdiri di sana, tidak bersalah. Dia adalah anak yang baik hati. Dia tidak punya batu. Dia sama sekali tidak bersenjata. Dia berada di setidaknya setengah mil (1 km) dari militer,” kata Khamis Jbara, tetangganya.
Dia menambahkan, “Dia bekerja dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Dia adalah pria yang damai.”
Tidak jelas apakah Qattin dibunuh oleh seorang pemukim atau tentara. Saksi mata mengatakan kepada media lokal bahwa sejumlah pemukim menembakkan peluru tajam ke penduduk desa ketika kontingen besar pasukan Israel menyerbu masuk.
Masyarakat Bulan Sabit Merah mengatakan kepada kantor berita Wafa Palestina bahwa sejumlah pemukim mencegah ambulans mencapai kota untuk merawat para korban luka. (mm/aljazeera)
Baca juga: