Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi memastikan bahwa daya deterensi Iran telah membawa lebih banyak keamanan dan stabilitas bagi negara-negara Timur Tengah dan sekitarnya.
Dalam upacara peresmian rudal hipersonik baru di Teheran, Selasa (6/6), Presiden Raisi menyatakan demikian sembari memuji para ahli militer negara republik Islam ini karena berhasil memproduksi berbagai jenis peralatan pertahanan.
Seperti pernah diberitakan, Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari itu telah memamerkan rudal hipersonik yang dinamai “Fattah”. Rudal canggih ini memiliki jangkauan 1.400 kilometer, mencapai kecepatan Mach 13-15, dan menggunakan teknologi mutakhir yang memungkinkannya menembus dan menghancurkan semua perisai pertahanan lawan.
Raisi mengatakan bahwa Iran telah meningkatkan kekuatan pencegahannya, yang sekarang juga berkontribusi pada perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.
“Sebagian orang mungkin bertanya apa tujuan pembuatan rudal?’ Itu untuk pencegahan, untuk pertahanan,” ujarnya.
“Kami membangun rudal agar kami tidak terkena agresi musuh dan agar kami memiliki kekuatan yang (membuat) musuh bahkan tidak akan berpikir untuk melakukan agresi terhadap Republik Islam,” sambungnya.
Dia juga mengatakan, “Industri pertahanan dan rudal telah menjadi adat di Iran. Karena Iran tidak mengimpor senjata pertahanannya, maka tidak ada yang dapat mengancam untuk meminggirkan industri maju ini,” lanjut presiden.
Doktrin militer Republik Islam menyatakan bahwa kemampuan bersenjata negara ini semata-mata untuk tujuan pertahanan.
Para komandan militer menyatakan Iran sudah menjadi salah satu negara terkemuka dunia yang memproduksi drone dan rudal presisi, serta menghasilkan berbagai jenis peralatan militer yang disukai oleh kekuatan dunia. (mm/fna)
Baca juga: