Teheran, LiputanIslam.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa semua operasi serangan yang dilakukan oleh Rezim Zionis Israel terhadap Iran dan sekutunya di kawasan Timur Tengah telah ditanggapi tanpa kecuali.
Asisten Panglima IRGC, Brigjen Mohammad Reza Naqdi, Ahad (23/4), mengatakan, “Sudah lama Rezim Zionis tidak berani melancarkan serangan ke Lebanon, dan belakangan ini tingkat pencegahan telah mencapai titik di mana mereka (Israel) bahkan tak berani menyerang Palestina.”
Dia menambahkan bahwa Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menegaskan bahwa kemampun Zionis mencegah serangan telah terkikis, sebagaimana juga mereka akui sendiri, dan jika sudah mencapai titik ini maka kejatuhannya tidak akan dapat dihindari.
Dia kemudian menegaskan, “Rakyat hendaklah mengetahui bahwa operasi yang dilakukan oleh entitas Zionis terhadap Republik Islam dan teman-teman kita di kawasan telah ditanggapi tanpa kecuali, dan Zionis sendiri menyadarinya, tapi ini bukan tanggapan pokok kita.”
Sembari menekankan keharusan pembasmian entitas Zionis, dia menjelaskan, “Pada tahun 2022, kubu resistensi telah melakukan 10.000 operasi, rata-rata lebih dari 27 operasi per hari, melawan entitas Zionis di dalam wilayah Palestina, dan hari ini 70 persen tentara Zionis terlibat di Tepi Barat, artinya jika mereka diserang dari perbatasan dan mereka tidak dapat menanggapinya, apalagi mereka disibukkan oleh masalah internal mereka.”
Beberapa waktu lalu, Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Abdolrahim Mousavi, menanggapi pernyataan kepala staf tentara Israel bahwa bahwa Israel mampu menyerang Iran tanpa bantuan Amerika.
Mousavi mengatakan, “Siapa pun yang memiliki sedikit pengetahuan tentang urusan militer akan memahami dengan baik bahwa ukuran entitas Zionis lebih kecil dari salah satu operasi kami selama delapan tahun perang kami dengan rezim Saddam Hussein pada tahun 1980-an.” (mm/raialyoum)
Baca juga: