Teheran, LiputanIslam.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan bahwa pasukan daratnya telah berhasil menguji coba misil berpresisi tinggi berteknologi canggih buatan dalam negeri untuk menyerang target dari atas dan mengalahkan sistem perlindungan aktif (APS) tank.
Menurut laporan kantor berita Fars milik Iran, Sabtru (15/4), misil yang dinamai Sadid-365 itu merupakan rudal anti lapis baja berpemandu dengan jangkauan 8 kilometer dan mampu menghancurkan berbagai jenis peralatan lapis baja.
Rudal yang dipandu secara optik itu sangat akurat dalam menyasar target dan juga dapat melewati penghalang APS tank serta menghancurkannya berkat daya serang dari atas.
Doktrin militer Republik Islam Iran menyatakan bahwa kemampuan bersenjata negara semata-mata untuk tujuan pertahanan.
Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah mencetak berbagai kemajuan besar dalam pembuatan berbagai peralatan dalam negeri, membuat angkatan bersenjata mandiri di bidang persenjataan.
Pejabat Iran telah berulang kali menekankan bahwa negara ini tidak akan ragu untuk meningkatkan kemampuan militernya, termasuk kekuatan rudal dan drone, yang sepenuhnya dimaksudkan untuk pertahanan, dan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah dinegosiasikan.
Para pejabat militer Iran juga menyebutkan bahwa negara ini sudah menjadi bagian dari negara-negara terkemuka dunia yang memproduksi rudal-rudal yang menyerang secara presisi. (mm/fna)
Baca juga: