Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Hari Quds Internasional, Beberapa Kota di Indonesia Diwarnai Unjuk Rasa Anti-Israel

Published 15/04/2023 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com –   Umat Islam di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya juga menggelar unjuk rasa Hari Al-Quds Internasional, Jumat (14/4).

Di Jakarta, massa dari Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) mendatangi kantor Duta Besar Amerika Serikat (AS).

Massa demonstrasi berkumpul di Jalan Merdeka Selatan dan meneriakkan yel-yel anti-penjajahan dan mengecam penjajah yang dilakukan rezim zionis “Israel” terhadap rakyat Palestina. Mereka juga memajang sejumlah spanduk dan banner anti-Israel serta mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina.

Perwakilan KOSPY, Ahmad Hidayat menyampaikan tiga butir resolusi bersama.

“Pertama, menekankan kembali bahwa Indonesia adalah negara berdaulat yang berasaskan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab sehingga tidak sepatutnya indonesia behenti pada kemerdekaan dirinya semata, melainkan harus tetap pro aktif berjuang menghapuskan entitas penjajah zionis Israel di muka bumi ini sesuai dengan amanat UUD 1945,” ujarnya.

“Kedua, menegaskan bahwa rezim zionis ‘Israel’ yang dipaksakan bercokol di Palestina, bukan saja entitas ilegal, tetapi juga sangat rapuh sehingga ditakdirkan untuk mengalami kepunahan dari dalam dan anggapan bahwa “Israel” adalah kekuatan yang tak terkalahkan hanyalah mitos belaka,” sambungnya.

“Ketiga, memandang, inisiatif dan ide solusi dua negara dari segala aspeknya sangat absurd dan hanyalah sebentuk manipulasi diplomatik bahwa yang sedang terjadi di Palestina hanyalah konflik dan rebutan tanah untuk mengkaburkan fakta penjajahan rezim zionis “Israel” terhadap bangsa dan negara palestina yang berdaulat dari sungai hingga lautan,” tutupnya.

Aksi ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dimulai tepat pukul 14.00 WIB, aksi solidaritas ini berlangsung aman dan tertib. Meski sempat diguyur hujan, namun para peserta tetap tak bergeming dan mengikuti aksi hingga selesai.

Di Bandung, massa yang tergabung dalam perkumpulan Youth’s Empaty n Solidarity (YES) menggelar aksi solidaritas pada Palestina di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat sore.

Dalam aksinya, masa menghamparkan bendera bintang Israel di depan Gedung Merdeka. Bendera tersebut kemudian dilindas oleh kendaraan yang melintas di depan gedung bersejarah tempat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika itu.

Aksi ini sekaligus protes keras terhadap serbuan aparat Israel ke Masjid Al Aqsa yang videonya viral di media sosial baru-baru ini. Massa aksi terdiri dari laki-laki dan perempuan, tua dan muda. Mereka mengusung poster dan atribut Palestina.

Juru bicara aksi Otong Sulaeman mengatakan melalui unjuk rasa damai ini para peserta Aksi Solidaritas Palestina Jawa Barat di hari Peringatan Al-Quds Internasional ingin menyampaikan pernyataan sikap.

“Menegaskan bahwa Indonesia adalah negara berdaulat yang berasaskan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab, sehingga tidak sepatutnya Indonesia berhenti pada kemerdekaan dirinya, melainkan harus tetap proaktif berjuang menghapuskan entitas penjajah zionis dari muka bumi, sesuai amanat UUD 1945,” bunyi pernyataan itu.

Di semarang, massapengunjuk rasa dari Solidaritas Muslim Indonesia untuk Al-Quds (SMIQ) memperingati Hari Al-Quds Internasional dengan turun ke jalan sembari membawa poster serta meneriakan takbir.

Aksi yang diikuti ratusan umat Muslim itu menyuarakan dukungan mutlak dan tak bersyarat kepada perjuangan rakyat Palestina untuk melawan pendudukan tentara zionis Israel dukungan Amerika.

 

 

Di Surabaya pada hari yang sama, ribuan massa dari Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) menggelar aksi damai di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) di Surabaya.

Massa yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur berkumpul di depan Konjen AS untuk mengecam tindakan Israel terhadap rakyat Palestina. Mereka hadir dengan membawa spanduk, poster, dan bendera Palestina, serta meneriakkan yel-yel kutukan terhadap rezim penjajah Israel sembari menuntut keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

Dalam orasi yang disampaikan, perwakilan aktivis KUMAIL menyebutkan bahwa kejahatan rezim Zionis Israel -yang merupakan “sekutu abadi” AS- terhadap rakyat Palestina harus segera dihentikan.

Merujuk pada amanah konstitusi sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, KUMAIL menyerukan kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia agar tetap berkomitmen mendukung perjuangan rakyat dan bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaannya dan mengecam tindakan Israel selaku penjajah yang melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional.

“Ini bukan soal konflik politik Israel – Palestina. Ini soal kezaliman multidimensi. Tak perlu diskusi,” ujar Muhsin Labib salah satu orator aksi.

“Ini bukan hanya soal Palestina. Andai Palestina menjajah, kita pun mengecamnya. Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan” hanya bisa dipahami sebagai seruan penghapusan eksistensinya, bukan sekadar menentang penjajahan dan perampasan,” lanjutnya.

Di Makassar, ratusan massa dari kalangan akademisi dan organisasi massa berunjuk rasa di depan Monumen Mandala, jalan Jenderal Sudirman. Dalam aksi tersebut, sejumlah aktivis secara bergantian berorasi mengecam Israel.

“Allahu Akbar… Allahu Akbar… mampus Israel, mampus Amerika, merdeka Palestina,” pekik salah seorang orator.

Massa mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina sambil melontarkan kecaman kepada Israel dan AS.

“Kami merekomendasikan kepada pemerintah agar menolak normalisasi diplomatik dalam bentuk apapun kepada rezim penjajah (Israel,red) karena hal tersebut bertentangan dengan dasar negara kita, dan normalisasi dengan Israel adalah penghianatan terhadap UUD 1945,” orasi Prof. Khusnul Yakin, Pembela Palestina dari kalangan akademisi.

“Semoga tahun depan kita tidak melaksanakan lagi Hari Al Quds tahun depan yang berarti Palestina sudah merdeka dan Israel musnah di bumi Palestina,” tambah Prof Khusnul Yakin dalam orasi berapi-api. (mm/abi/bb/lkbn/sm/tvo)

Baca juga:

Jihad Islam Palestina: Hari Al-Quds Internasional adalah Peringatan Agung

Hari Al-Quds Internasional, Iran Serukan Persatuan Umat Islam untuk Melawan Israel

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account